oleh

Oknum Polisi Berisial IK Diduga Pemilik Usaha Pengolahan BBM Oplosan Yang Di Grudui Massa DiJati Agung

CAKRABHAYANGKARANEWS.COM, Lampung Selatan ,- Viralnya video dan berita terkait penggerbekan ( Oleh massa ) gudang yang digunakan sebagai tempat pengolahan BBM di Desa Rejo Mulyo Kecamatan Jati Agung akhirnya mendapat tanggapan Kapolres Lampung Selatan AKBP Edi Purnomo S.IK. SH. MM

Menurut nya bila benar ada gudang yang Diduga mengolah BBM oplosan dan bila ada ancaman terhadap warga dari oknum pemilik usaha ilegal tersebut, silakan melapor.

“Silakan masyarakat melapor ke Polsek Jati Agung atau ke Polres Lampung Selatan” jelas AKBP Edi Purnomo Via WatsAap kepada media ini selasa ( 14-07-2020 )

Sebelumnya diberitakan Tepatnya ( 30-06-2020 ) sejumlah masa gruduk gudang sarang pengoplosan Bahan Bakar Minyak ( BBM ) Jenis Bensin di Desa Rejomulyo Kecamatan Jati Agung.

Masa yang mencurigai ada aktivitas pengoplosan BBM Jenis Bensin mendatangi Gudang yang beralamat di dusun IV RT 011 desa Rejomulyo tepat pukul 03:36 tanggal (30-06-3020). Terakhir diketahui gudang tersebut milik Warga Rejomulyo yang bernama Daryanto yang disewa oleh Oknum Brimob berpangkat Ibda berinisial IK . Gudang tersebut digunakan IK sebagai tempat pengoplosan Minyak Bensin Mentah yang dicampur Minyak murni.

Pada saat massa dan beberapa awak media datang ada satu unit mobil tangki Pertamina bernomor polisi BE 8154 CV yang dikemudikan Sdr Ujang yang bermuatan BBM 16.000 liter yang diduga akan dikirim ke salah satu SPBU ( SPBU bernomor : 24-353-123 yang ada di MK Lampung Timur sedang menurunkan setengah dari muatan BBM Murni yang ada didalam tangki mobil. Kemudian mobil tangki tersebut akan dipenuhi dan dicukupi lagi vokume dengan BBM mentah yang sudah tersedia di gudang tersebut.

Warga didampingi beberapa media yang melakukan pemantauan malam itu, untuk memastikan kegiatan yang ada di dalam gudang tersebut mendapat intimidasi dan mengancaman oleh IK dan rekan- rekan nya.

Tidak iklas Usaha ilegalnya di Pertanyakan massa dan di Publikasi oleh beberapa media, IK sempat mengacungkan sebilah pedang berlari mengejar masa serta memerintahkan rekan nya untuk menembak.

Menurut keterangan salah satu warga berinisial HN yang sudah lama memantau gerak gerik dan aktivitas IK yang selama ini melakukan praktek usaha ilegal nya dengan berpindah – pindah tempat. Pertama menurut HN, IK sempat membuka praktek Usahanya di Kemiling Bandar Lampung kemudian pindah menyewa gudang di Desa Karang Sari Kecamatan Jati Agung dan terakhir di desa Rejomulyo Kecamatan Jati Agung.

Sementara kronologis Praktek Pengoposan BBM murni dengan Minyak Mentah yang diduga milik IK Oknum Brimob berpangkat Bripka tersebut sebagai berikut :

Mobil tangki bernomor polisi BE 8154 CV yang sudah berisi BBM Murni yang dikemudikan Ujang berangkat dari stasiun pengisian BBM di Pelabuhan Panjang Bandar Lampung diduga untuk mengisi salah satu SPBU bernomor : 24-353-123 di MK Lampung Timur. Sebelum sampai ke SPBU yang di tuju, mobil tangki yang dikemudikan Ujang masuk terlebih dahulu di dalam gudang yang disewa IK di desa Rejomulyo.

Selama masuk di gudang tersebut menurut HN, diduga setengah dari muatan BBM murni di dalam mobil saudara Ujang diturunkan kemudian mobil tangki tersebut dipenuhi lagi dengan BBM Mentah yang sudah disiapkan digudang tersebut.

Sementara menurut beberapa warga yang berdomisili dekat gudang yang sempat ditemui media, ketika ditanya apakah mereka mengetahui aktivitas yang ada digudang semua nya terkesan enggan memberi komentar dan memilih menjawab tidak tahu.

Yang mereka ketahui bahwa gudang tersebut sudah ada aktivitas dan ada kegiatan keluar masuk kendaraan selama satu bulan terakhir.

Sementara pihak menejemen SPBU no : 24-353-123 MK sampai berita ini dimuat belum dapat dimintai keterangan. ( Team )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed