oleh

Keren…..Ini yang Dilakukan Pihak BNI Pekanbaru terhadap Wartawan, dan Defri bagian Ilegal saat Dikonfirmasi

CAKRABHHAYANGKARANEWS.COM, PEKANBARU —— Kembali terkait dengan dugaan pembangunan Drive Melalui BNI Pekanbaru yang berlokasikan di Jalan Tuanku Tambusai / Nangka diperbaiki disebelah Hotel Ashrof kota Pekanbaru Provinsi Riau, yang dibangun di atas lahan bersandar yang didukung pemberitaan yang telah banyak beredar media online dan media yang tergabung didal organisasi Perkumpulan Wartawan Independen Nusantara (PWOIN) baik DPP, DPW maupun di DPD Provinsi Riau baru-baru ini.

Dan beredarnya akan pemberitaan dugaan pembangunan Drive Melalui BNI Pekanbaru dibangun di atas tanah bersengketa dan di Somasi Tim LF-Yudhi / VI / 2020, Defri bagian Hukum malam (16/07/2020)

Undangan yang dilakukan pihak BNI Pekanbaru terhadap beberapa wartawan, tampak terlihat Staf BNI lainnya hadir di Kafe tersebut diatas.Pertemuan yang dilakukan, salah satu dari pihak Bang BNI Pekanbaru meminta untuk tidak membahas apa yang telah terjadi akan perihal pembangunan Drive melalui ngopi bareng.

Apa Khabar bang ?, Bang Sehat? .Pertama Saya tidak dalam kapasitas untuk menjawab pertanyaan Abang, yang kedua menjelas dari pihak Manajer kami ini sedang kita rapatkan, abang khan tau cara birokrasi di BUMN. ” , kita Khan sedang bahas.Izin bang ya … nanti saya Komunikasikan dengan Abang. ” tutup Defri saat di Konfirmasi, Ismail Sarlata Sekretaris DPW PWOIN Provinsi Riau 085263XXXXXX via telp seluler (Hp) pribadinya. Untuk dapat memberikan jawaban terkait dugaan pembangunan Drive Melalui yang dibangun dibangun diatas tanah bersyarat.Jum’at (17/07/2020)

Konfirmasi yang dilakukan tak cukup sampai disitu, Ismail Sarlata mengatasnamakan Sekretaris DPW PWOIN Provinsi Riau juga melakukan Konfirmasi tertulis via WhatsApp (Messenger) pribadi miliknya pada nomor yang sama dihubungi dengan memberikan pertanyaan sebagai berikut :

1. Apakah benar pihak Bank BNI 46 Pekanbaru diduga telah di Somasi oleh Advokat Law Firm YK & Partner, terkait dugaan pendirian Drive Thru diatas tanah milik kliennya dengan dasar kepemilikan sertifikat HGU Nomor 26/Tangkerang. dengan nomor surat : 02/Somatie/LF-YKP/VI/2020 tertanggal 02 Juni 2020 lalu ?

2. Apakah benar surat Somasi tersebut tidak dijawab oleh pihak Bank BNI46 Pekanbaru?, sehingga pihak Bank 46 Pekanbaru terkesan dan/atau abaikan somasi Advokat LF-YKP.

3. Mohon berikan berikan jawaban,apa alasan pihak Bank yang terkesan dan atau abaikan Somasi yang telah dilakukan oleh pihak Advokat sebagaimana yang telah di Publikasikan

4. Apa alasan dan dasar pihak Bank BNI 46 Pekanbaru mendirikan bangunan Drive Thru BNI yang berlokasikan Jl Tuanku Tambusai/Nangka tepatnya di samping Hotel Royal Asnof kota Pekanbaru Provinsi Riau ?

5. Berapa lama Drive Thru yang dimaksud diatas didirikan oleh pihak Bank BNI 46 Pekanbaru ?

6. Dan apakah benar pemilik atas tanah tersebut sebagai Klien Advokad LF-YKP, tidak menerima uang sewa dari pihak Bank BNI Pekanbaru atas tanah yang telah didirikan Drive Thru?.Jika benar pemilik lahan diatas bangunan tersebut tidak pernah menerima uang sewa, diduga dan/atau pihak Bank BNI Pekanbaru melakukan dugaan Wanprestasi.

7. Apa alasannya pihak Bank menyetujui tidak melakukan kewajibannya untuk melakukan pembayaran atas pemilik lahan ?, dan berapa besar uang sewa yang diminta dari pihak Bank BNI Pekanbaru ?.

Selain melontarkan pertanyaan tersebut di atas, untuk segera dijawab agar dapat diminta dan sebagai perimbangan pemberitaan yang telah diterbitkan.Ismail Sarlata Sekretaris DPW PWOIN Provinsi Riau, meminta pihak BNI untuk memberikan bantuan terhadap media yang didukung oleh data autentik yang diperlukan untuk perihal pembangunan Drive melalui, agar jawaban yang diberikan tidak terkesan Asal Bunyi alias Asbun.

Hingga pemberitaan ini di Publikasikan, Defri selaku pihak Bank Legal BNI yang dikirim melalui telp seluler (Hp) dan WhatsApp Pribadinya tidak menyediakan apapun, sehingga pihak BNI Pekanbaru menindaklanjuti Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 pasal 18 ayat (1)

Sumber: RILIS RESMI DPW PWOIN RIAU

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed