oleh

Ketua PAI : Propam Polda Lampung Diminta Untuk Segera Lakukan Peyelidikan Atas Keterlibatan Oknum Kepolisian Dalam Kasus Pengoplosan Dan Penimbunan BBM

CAKRABHAYANGKARANEWS.COM ,LAMPUNG SELATAN –  Peristiwa yang diduga merupakan penimbunan BBM yang dilakukan oleh oknum penegak hukum yang melibatkan penegasan hukum dan kami meminta penegak hukum dalam hal ini prop propam. Hal tersebut disampaikan Muhamad Ilyas SH direktur Perkumpulan Advokaten Indonesia (PAI) minggu (19-07-2020).

“Bukan saja menentang terhadap dugaan penimbunan BBM tetapi faktanya ada kebijakan arogan dari oknum ini diperlukan pengancaman menggunakan senjata tajam dan perkuatan atau teriakan akan menembak warga dan membangunkan media pada saat melakukan penyelidikan terhadap masalah tersebut” jelas M.Ilyas

Sementara menurutnya hukuman penjara penimbunan BBM pada UU no 1 tahun 1953 tentang penetapan UU darurat tentang penimbunan Barang kemudian UU no 22 tahun 2001 tentang migas, hukuman penjara BBM adalah sekurang-kurang nya 6 tahun penjara (pasal 5 UU no 1 tahun 1953) sementara pasal 53 UU no 22 tahun 2001 tentang migas “tentang setiap orang yang melakukan penyimpanan BBM tanpa izin usaha penyimpanan, dipidana penjara 3 tahun dan denda maksimal 30 miliar.” sesuai dengan KUHP pasal 56 dapat di pengadilan karena dianggap sebagai membantu atau ikut serta dalam kejahatan “

“maka dengan acara yang dihadiri kecamatan Jati Agung bersama teman- teman jurnalis kami dari LBH.Perkumpulan Advokaten Indonesia, prov. Lampung mengecam tindakan arogan oknum yang telah membantu pengancaman terhadap warga dan media saat melakukan investigasi, dan kami mendorong agar acara tersebut ditampilkan Oleh karena itu, kami harus mempertanyakan langkah-langkah pencegahan jajaran pemerintahan desa. Rejomulyojika benar-benar dalam wilayah desa ini berkaitan dengan praktik penimbunan BBM, dan semau yang memberikan informasi mengenai hal ini dapat segera diungkap “tambahnya.”

Sebelumnya diakui beberapa warga dan bangun media mendapat intimidasi dari oknum Bromob berinisial IK berpangkat bripka pada saat melakukan investigasi ke salah satu gudang di desa Rejomulyo kecamatan Jati Agung yang digunakan sebagai tempat penimbunan BBM tempat pengoplosan BBM yang disangkalir milik oknum IK (Merah )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed