oleh

DUA NARA SUMBER DARI DEWAN PEMBINA HNSI KOTABARU BERIKAN MATERI PADA MUSRAN HNSI DI KOTABARU

 

KOTABARU, KALIMANTAN SELATAN, CAKRABHAYANGKARA NEWS.COMDewan Pembina Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Kirimkan utusannya tuk sampaikan Materi pada Musyawarah Ranting Himpunan Nelayah Seluruh Indonesia ( Musran- HNSI) Rabu 22 Juli 2020 di Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan.

Musran HNSI kali ini adalah yang ke 6 kali dilaksanakan oleh DPC HNSI Kotabaru, (1).Musran Kecamatan Pulau Laut Utara (2). Kecamatan Pulau Laut Selatan ( Tanjung Seloka) (3). Kecamatan Pulau Laut Timur ( Berangas). (4).Kecamatan Pulau Laut Barat.(5).Kecamatan.Pulau Laut Kepulauan ( Tanjung Lalak). (6).Kecamatan Pulau Laut Sigam.

Nara Sumber dari TNI- Al. diwakili oleh Iwasaki Pas op Lanal, Nara Sumber dari TNI- AD. Diwakili oleh Mayor Samsul Kusairi.

Iwasaki menyampaikan, dikatakannya HNSI adalah sebuah organisasi Profesi, mandiri dan Independent, HNSI sebuah organisasi yang berbadan Hukum dan satu satunya organisasi Nelayan yang di akui oleh Pemerintah Pusat Keberadaannya di Indonesia.HNSI adalah wadah berkumpulanya dan berhimpunnya para Nelayan, HNSI, sebuah organisasi utk menyalorkan keinginan para Nelayan kepada Pemerintah dan sebaliknya, HNSI adalah wadah penyampaian bantuan pemerintah kepada nelayan utk. Tepat sesaran, ” kata Iwasaki.

TNI- AL. Ada dua pungsi keberaradaannya, “Pertama, Sebagai Penegak Hukum, hukum bisa ditegakan karena ada sesuatu yang tidak sesuai dengan hukum, misalnya, ditemukan para nelayan yang menggunakan alat penangkapan ikan yang dilarang penggunaannya, atau pra nelayan dari luar Kotabaru masuk keperbatasan perairan yg dilarang utk.dimasuki oleh org luar menangkap ikan,” paparan Nara sumber.

Tahun 2014 dari Kepala Staf Al mempalidasi organisasi TNI- AL, sehingga TNI- AL mempunyai maritim, jadi Seluruh Potensi Maritim sesuai dengan perintah pimpinan, TNI- AL, dapat membantu para nelayan untuk mengelola, mengembangkan, disetiap wilayah maritim diseluruh Ibdonesia, ” Jelas utusan TNI,- AL.

 

Dengan adanya HNSI di Kotabaru ini, potensi Maritim ini dapat disalurkan pengelolaan dan pengembagannya kepada organisasi HNSI. Jadi HNSI punya potensi besar untuk bersama sama dengan TNI- AL mengelolanya, ” tegas Iwasaki.

TNI- AL dapat pula menyalurkan pengelolalaan dan pengembangan bantuan berupa alat tangkap atau juga bisa penyaluran berupa bibit bibit ikan dll.

Lanjut utusan TNI -AL, kami juga bisa apa yang diperlukan oleh para Nelayan, agar penyaluran yangbdimaksud bisa tepat sasaran dan tepat guna.

Iwasaki melanjutkan lagi, HNSI dapat meng akomudir bantuan yang telah diperogramkan, baik program Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Prikanan ( KKP), bantuan dari Lingkungan Hidup atau pemerintah dapat pula memeberikan bantuan kepada nelayan yang memerlukannya, jadi penyalurannya tepat sekali memalui Organiaasi HNSI, ” Tutupnya. ( Syafruddin).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed