oleh

Jurnalis Media Online Babak Belur Dianiaya Oknum Ketua Ormas

BATAM, KEPRI, CAKRABHAYANGKARANEWS.COM – Kasus kekerasan terhadap insan pers kembali terjadi. Kali ini menimpa jurnalis media online Fokuskriminal.com, Kabiro Erwinsyah, di Kampung Bukit, Kel. Tanjung Bukit, Kec. Sekupang Batam, Minggu,

Erwinsyah dianiaya oleh seorang oknum Ketua DPC salah satu organisasi kemasyarakatan (Ormas) di batam, Aksi pemukulan ini berawal saat Erwinsyah menggunakan kediaman JS (Merah / Pelaku), terusik ditonton oleh para partisipan secara spontan sampai korban melompat babak belur.

Ironisnya kejadian itu, kadang-kadang dilerai oleh warga sekitar, namun oknum ini tidak mau peduli dan tidak mau melepaskan cekikan pada leher korban hingga tokoh masyarakat datang

Atas kejadian tersebut, Erwinsyah mengalami luka lebam di pelipis mata kanan dan melaporkan kejadian dialaminya ke Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Sekupang dengan bukti surat laporan Nomor : LP/112/VIII/2020/KEPRI/BRP/ SKP tentang pengaduan tindak pidana penganiayaan.

Dari pengungkapan Erwinsyah, dirinya mengakui ketika membuat laporan ke Polsek Sekupang, dirinya sempat dihadang oleh sejumlah anggota ormas didampingi ketum ormas. Namun Setelah laporan dibuat JS (Red/Pelaku) tidak terima dan melakukan pengancaman terhadap Erwinsyah.

Terkait kejadian ini Pemimpin Redaksi (Pemred) Fokuskriminal.com, Ismail Sarlata bersama Wapemred Habiburrahman merasa sangat geram atas penganiayan dan premanisme terhadap wartawan yang dilakukan oleh oknum ormas.

” Kami minta kepada pihak Kepolisian
setempat bisa mengusut kasus ini hingga tuntas, dan kami siap kawal kasus ini sampai tuntas. Pelakunya harus ditangkap,” tegas Ismail Sarlata.

Sementara itu, Pimpinan Umum Fokuskriminal.com, DR. Yudi Krismen US, SH.MH selaku Pakar Hukum Ahli Pidana menegaskan, mengutuk keras aksi kekerasan terhadap wartawan di Batam.

Atas peristiwa itu, ia meminta kepada aparat Kepolisian untuk segera melakukan penangkapan terhadap pelaku kekerasan terhadap wartawan.

“ Ini patut diduga ada upaya pembunuhan terhadap wartawan. kerna pelaku sempat mengatakan pada korban akan menghabisi dan mencincang-cincang korban. Itu penganiayaan berat. Kami meminta Polsek Sekupang segera menangkap pelakunya,” ujar DR. Yudi Krismen US, SH.MH.

Wartawan menurut DR. Yudi Krismen US, SH.MH dalam melaksanakan tugasnya. Undang-Undang No 40 Tahun 1999.

Selain itu ia meminta kepada pihak kepolisian agar segera mengungkap kasus penganiayaan itu untuk tuntas, dikonfirmasinya. (Merah/***).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed