oleh

Kepala KSOP Pangkalbalam Izuar, Dampingi Juru Sita Pengadilan Agama Lakukan Eksekusi Terhadap Tongkang Persada 2506 Milik PT.Persada Line

Pangkalbalam, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Cakrabhayangkaranews.com Berdasarkan hasil putusan pengadilan agama Provinsi Riau tentang pengeksekusian salah satu tongkang persada 2506 milik PT.Persada Line yang merupakan barang jaminan atas Akad hutang Piutang di Bank Syariah Provinsi Riau.

 

Diketahui tongkang Persada 2506 ini merupakan objek jaminan yang lokasinya berada di wilayah hukum KSOP Pangkalpinang, provinsi Bangka Belitung, tepatnya di Pelabuhan Pangkal Balam.

Menggacu kepada surat sita pengadilan Pekanbaru, Provinsi Riau kepada Pengadilan Agama Provinsi Babel bernomor 2 PDTXHT 2019 / BA PBR tertanggal 4 agustus, maka Juru Sita Pengadilan Agama Provinsi Babel langsung mendatangi kantor KSOP Pelabuhan Pangkal Balam untuk melakukan penyitaan tongkang persada 2506 tersebut, Selasa, 11 / 08-2020.

Eksekusi tongkang Persada 2506 milik PT.Persada Baris oleh Pengadilan Agama Provinsi Babel atas perintah dari kuasa Pengadilan Agama Provinsi Riau, karena berkaitan dengan masalah hutang piutang yang dilakukan oleh PT.Persada Line dengan Bank Syariah.

Kepala KSOP Pangkal Balam, Izuar saat ditanyakan oleh wartawan, membenarkan kalau telah terjadi penyitaan satu buah tongkang milik PT.Persada Line oleh Pengadilan Agama Pangkalpinang.

“memang benar hari ini saya didatangi oleh Juru Sita Pengadilan Agama Pangkalpinang atas kuasa oleh Pengadilan Negeri Provinsi Riau, untuk segera dilakukan eksekusi terhadap tongkang persada 2506 milik Pt.Persada Line,” jelas Izuar.

Lanjut Izuar, tongkang Persada 2506 milik PT.Persada Line ini mempunyai spesifikasi, panjang 73,15m, lebar 24,38m, GT 2295 no 5115 / ppm, berbendera Ipndonesia, Grosse Akta Hipotek pertama nomor 330/2014 tertanggal 18 september 2014, disita untuk kepentingan PT.BANK SYARIAH MANDIRI yang berkedudukan di jakarta, pungkas Izuar.

Hadir dalam pelaksanaan Eksekusi tersebut, di antaranya Tim Kuasa Hukum Pihak Bank Syariah Yandi Suhendra, SH, kuasa Hukum termohon Ade Rahmat dari Batam, pemilik tongkang, Panitra Zainal Abidin, SH, MH, Judi Pranata saksi, Kepala KSOP Pangkalpinang, Izuar, dan Poairud Babel Agus Wijaya.

Surat pemberitahuan penyitaan yang dilakukan Juru Sita Pengadilan Agama Pangkalpinang tersebut telah diterima sebelumnya oleh Kepala KSOP Pangkal Balam tertanggal, 03 / 08-2020 dari Dirjend. Hubungan Laut yang diinstruksikan kepada seluruh Pelabuhan Laut untuk mendapatkan kapal tongkang Persada 2506 milik PT.Persada Line, agar segera di tahan.

Dan alhasil kapal tongkang Persada 2506 ternyata berada di wilayah hukum KSOP Pangkal Balam dan berdasarkan Intruksi Dirjend Perhubungan Laut dan surat keputusan Pengadilan Negeri Pekanbaru, maka dilakukan penyitaan dan penahanan atas obyek berdasarkan surat no 2 PDTXHT 2019 / BA PBR tertanggal 4 agustus.

Ini merupakan penyitaan pertama dari Pengadilan Agama Pangkalpinang, dan mulai hari ini tgl 11/8/2020 kapal tongkang tersebut sudah menjadi hak Pengadilan Agama Pangkalpinang, kegiatan penitaan berlangsung lancar dan aman. (Eko / Izuar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed