oleh

BERANG; Ketum MAPAN INDONESIA Tanyakan CN Terduga Asusila Menuduh Mapan Memperkeruh

BERANG; Ketum MAPAN INDONESIA Tanyakan CN Terduga Asusila Menuduh Mapan Memperkeruh*

Pangandaran, Cakrabhayangkaranews.com – Terkait berita dugaan Asusila terhadap adik ipar di Padaherang Kabupaten Pangandaran oknum Anggota Dewan sebut saja CN diduga sering berbicara bohong dan Ketua Umum MAPAN Indonesia PSF Parulian Hutahaean, yang akrab di panggil ” BUNG RULLY” mempertanyakan apa dasar CN terduga asusila adik ipar, menuduh MAPAN Indonesia melalui chatting WA yang di kirim narasumber tidak mau di sebut namanya bahwa Mapan hanya memperkeruh dan CN meminta Mapan untuk diam, tanyanya.

Ketika kami dikonfirmasi via telepon seluler Rully Geram karena tanpa dasar yang jelas menuduh Mapan memperkeruh, justru yang bikin keruh CN sendiri memberi statement tidak konsisten dan tidak konsekwen, bahkan dengan menuduh kami memperkeruh suasana, menurut kami CN sudah menantang perang dengan Mapan dan kami siap menerima tantangan.

“RULLY” mengatakan pernah ketemuan dengan CN di Rumah Makan Sendok Garpu Purwakarta, rupanya CN berbicara bohong kepada kami memberikan pernyataan bohong bahwa CN telah melakukan pemberesan dengan pihak Polres Ciamis dan Polres Tasikmalaya serta telah “ISLAH” dengan Pihak Media Dan Juga Dengan Pimpinan Pondok Pesantren (Red) padahal setelah di klarifikasi itu semua tidak terjadi atau tidak benar, maka dari itu tidak berlebihan kalau CN diduga sudah membohongi publik.

Padahal menurut Rully kalau tidak merasa bersalah, kenapa harus beres sana beres sini tinggal bicara saja di depan media cetak maupun elektronik bikin pernyataan, bikin sanggahan tayangkan ke publik biar terang, kenapa kami bilang CN bohong karena kami tahu bahwa CN ketika di konfirmasi oleh tim media mengakui masalah itu 5 tahun yang lalu dan terimakasih telah diingatkan sekarang ayo kita duduluran kata CN kepada Media yang konfirmasi di kantor Sekretariatnya, paparnya.

Ketika itu Rully tahu adanya dugaan tindakan asusila, dari berita media online buseronlinNews.com dan obormerahNews.com, dan itu jadi pusat perhatian kami dari MAPAN, artinya Masyarakat Peduli-Anti Narkoba INDONESIA merasa terpanggil, ada panggilan nurani untuk segera lebih tahu sejauh mana ke akurasian berita tersebut, berhubung apabila berita itu benar ini ada pesan moral yang sangat mendalam karena di berita tersebut di katakan ada oknum anggota dewan dan Kiyai pesantren mencabuli adik ipar, (CN.Red)

Yang jadi pertanyaan kok bisa? Sedangkan dewan sebagai publik pigur kemudian kiyai tokoh sentral bengkel ahlak, maka kami cari tahu terus sampai kami pada saat itu hendak minta tanggapan kepada kepala daerah kok seperti di diamkan tidak terdengar berita tayang bekali-kali tidak direspon dengan sungguh-sungguh oleh pemangku wilayah, Bupati Kepala Daerah, Pungkasnya.

Dan Perlu Diketahui bahwa Saya Komunikasi Intens dengan Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak (KPA) Bapak Arist Merdeka Sirait Tentang Kasus Ini, dan Beliau Lagi Menyusun Waktu /Agenda Ke Pangandaran Karena Banyak Persoalan Terkait Kekerasan Seksual Terhadap Anak yg ditangani Beliau di Sukabumi dan Cianjur Bahkan Baru baru Ini Di Sumatera utara, Paparnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed