oleh

Kadistamben Babel : Mulai Permen ESDM No 7/Tahun 2020, Kewenangan Daerah Pindah Ke Pusat

Pangkalpinang Cakrabhayangakranews.com — Keluarnya Peraturan Menteri ESDM Nomor 7/2020 tentang Tata Cara Pemberian Wilayah, Perizinan, dan Pelaporan pada Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara, dinilai menihilkan peran pemerintah daerah dalam mengelola hasil buminya sendiri, Rabu 26/08.

Sementara dalam data yang dilansir WALHI menyebutkan bahwa Provinsi  Bangka Belitung (Babel) tercatat ada sekitar 1.053.253,19 hektar lahan di Babel rusak dengan kondisi kritis atau 64,12 persen dari luas daratan. Adapun kerusakan hutan terparah berada di pulau Bangka yakni 810.059,87 hektar (76,91) persen dari daratan Babel. 

Dengan demikian berturut-turut sejak terbitnya Permen ESDM No 7/Tahun 2020 dilengkapi dengan Revisi UU Minerba No 4 Tahun 2009 yang sedang digugat ke MK oleh Gubernur Babel Erzaldi Rosman, maka pemerintah daerah seolah hanya dijadikan penonton di rumah sendiri. 

“Jadi dengan terbitnya Permen ESDM No 7/Tahun 2020 tadi, perizinan langsung ke Kementerian ESDM. Daerah tidak lagi punya kewenangan,” kata Kadistamben Pemprov Babel, Amir Syahbana saat dikonfirmasi soal izin beroperasinya dua KIP di perairan Bangka Selatan. 

Amir sebut, dengan adanya regulasi tersebut maka segala sesuatu yang menyangkut perizinan, otomatis langsung ke pihak pusat, dalam hal ini adalah Kementerian ESDM.

“Jadi begini, terkait masalah itu (screening rapid tes covid 19) kan menyangkut safety, healhty dan lainnya PT Timah pasti punya standar sendiri, mereka punya kewenangan dalam hal tersebut. Baiknya pihak media menghubungi kesana,” urai Kadistamben. 

Berbekal info dari Kadistemben, media mengklarifikasi info tersebut. Kali ini pada Pengawas KIP Wilayah Bangka Selatan, Riza, lewat sambungan telepon. 

Menurut Riza, pihaknya sudah mengantisipasi ancaman penularan wabah covid 19 di area Kapal Isap produksi. Kendati demikian pihaknya berterima kasih pada media Cakrabhayangkaranews.com karena sudah memuat frame soal ini. 

“Iya terima kasih pak sudah di-reminds lagi. Jadi pada prinsipnya kami sudah mengantisipasi hal demikian, seluruh perusahaan mitra PT Timah baik di darat atau laut sudah dilakukan tes covid 19 sesuai dengan arahan Tim Gugus Tugas,” katanya Kamis siang.

Sementara soal info adanya sedikit nada protes dari Bupati Justiar Nur menyoal pemberitahuan beroperasinya KIP di wilayah perairan Basel, Riza menambahkan bahwa dalam waktu dekat ini, pihaknya akan melakukan sowan ke Pemkab Basel. 

“Oh iya kalau soal itu, memang belum kami kesana, sekali lagi terima kasih sudah diberi informasi, kalau ada waktu nanti kita ketemu di Pangkalpinang,” tutupnya. (Lukman)

caption foto : ilustrasi penambangan timah darat di Bangka Belitung (istimewa)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed