oleh

Sosialisasi Disinyalir Ditunggangi Oknum, Warga Nelayan: “Belum Pernah Ada Sosialisasi Ke Kami”

Pangkalpinang — Aksi demo ratusan warga nelayan di depan Kantor Perwakilan Timah Produksi Bangka Selatan berakhir dengan kondusif. Aksi ini terjadi akibat adanya indikasi bermainnya beberapa oknum yang kerap mengatasnamakan warga, dalam sosialisasi beroperasinya KIP di kawasan desa nelayan, Rabu 09/Sept/2020.

Menurut keterangan salah seorang warga yang minta namanya dirahasiakan, Ia menguraikan bahwa sepanjang yang diketahuinya sampai saat ini belum pernah ada yang namanya sosialisasi. Baik dari mitra PT Timah, ataupun dari PT Timah langsung. 

“Jangan sampai takutnya nanti ada oknum yang mengatasnamakan warga desa nelayan, kami bukan menuduh siapa yang bermain disini. Tetapi kalau begini caranya, perlu kami luruskan bahwa kami bukan tidak mau menerima CSR atau bantuan dari pihak manapun tapi kami memang tidak tahu apa yang akan dikerjakan di kampung kami,” terang dia. 

Sebelumnya sumber mengakui, bahwa baru saja pihaknya bersama ratusan warga lain melakukan aksi damai di depan kantor perwakilan PT Timah Wilayah Basel, terkait adanya informasi yang mengatakan bahwa warga desa sudah menerima dengan rencana adanya 5 kapal isap yang beroperasi di kawasan desa nelayan tadi.

“Memang nanti ada lima, kalau yang sekarang kan dari Anugerah dan Paramuay III, nanti info terakhir bilang mau masuk tiga lagi,” tandasnya. 

Disaat yang sama, WasKIP atau Pengawas Kapal Isap Produksi wilayah Bangka Selatan, Riza saat dikonfirmasi membenarkan adanya aksi damai warga nelayan. Walau kemudian pihaknya menambahkan bahwa isi dari tuntutan warga nelayan termasuk juga masalah Ponton Isap Produksi yang beroperasi di perairan dekat kawasan tadi. 

“Infonya iya seperti itu, tadi kita juga sudah koordinasi dengan pihak Polri dan sekarang sudah kondusif,” ungkap Riza. 

Riza sebut, menyoal adanya dugaan sosialisasi yang kerap ditunggangi oleh beberapa oknum tertentu, pihaknya sudah mendapatkan info soal tersebut. “Iya terima kasih sudah diberi informasi soal adanya indikasi oknum yang mengatasnamakan warga. Ke depan kami akan mengantisipasi kondisi demikian,” kata Riza. (LH)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed