oleh

Di Duga Surat Klasifikasi Tidak Di Gubris, Termasuk UU KIP Di Abaikan – Akhirnya Kades Jejalen Jaya Di Somasi

Kabupaten Bekasi, Cakrabhayangkaranews.comDiduga Sebelumnya Lembaga Investigasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara LI- BAPAN Bekasi Raya Melayangkan Surat terhadap Kepala Desa JejalenJaya,Tambun Utara,Kabupaten Bekasi, Jawabarat dengan Surat Nomor: 034/LI-BAPAN/DPC/VII/2020
Perihal : Permintaan Data,Konfirmasi dan Klarifikasi ke- 1. pada tanggal 27 juli 2020 waktu balasan 7 hari mulai di terima surat tersebut . Namun kepala Desa Jejalenjaya tidak merespon atau membalas surat tesebut.

Surat kedua dengan Nomor : 036/LI-BAPAN/DPC/VIII/2020
Prihal : Permintaan Data,Konfirmasi dan Klarifikasi Ke-2 pada tanggal 11 agustus 2020, waktu balasan 7 hari mulai di terima surat tersebut . Namun kepala Desa Jejalenjaya tidak merespon atau membalas surat tesebut.

Sebagai kontrol sosial sesuai dengan tugas dan fungsi dengan tetap mengacu pada “Azas Praduga Tak Bersalah” norma, etika, aturan dan peraturan yang berlaku. ‘Maka DPC LI-BAPAN Bekasi Raya melayangkan Surat Somasi dengan Nomor:037/LI-BAPAN/DPC/IX/2020 Perihal:Somasi (Teguran) Kepada Kepala Desa Jejalenjaya, kec.tambun utara,kab. Bekasi, jawabarat Dengan waktu selambatnya 7 Hari mulai diterimanya surat Somasi / Teguran tersebut. ‘Memandang perlu membuat Somasi (Teguran) kepada Kepala Desa Jejalenjaya, kec.Tambun utara, di sebabkan karena tidak menjawab surat sebelumnya.

Kepala Divisi Hukum & Advokasi LI-Bapan RM.Purwadi SH.MH “menuturkan bahwa sudah ada Ketentuan pidana dalam UU KIP diatur dalam Bab XI pasal 51 sampai dengan pasal 57. Hukuman (pidana) terberat dalam UU KIP itu adalah pidana penjara selama 3 tahun dan denda maksimal sebesar Rp. 20.000.000, dan kita Tim Lowyer DPC LI- Bapan Bekasi Raya akan melakukan gugatan dan pelaporan.”pungkas Purwadi SH.MH.

Lanjut Purwadi, himbau Presiden Republik Indonesia. Agar semua pihak mengawasi bahkan melaporkan siapapun yang bermain main dengan uang Negara yang diperuntukkan untuk kepentingan rakyat. Saya tegaskan bahwa jika tidak diindahkan surat klasifikasi, somasi maka Lembaga kita akan segera melaporkan pihak Kades tersebut, serta kita giring ke jalur hukum,“tutur Purwadi.

Saat Kepala Divisi Hukum LI-BAPAN Bekasi Raya mengantarkan tembusan surat Somasi ke Kecamatan Tambun Utara, diterima oleh Camat Tambun Utara iapun menanggapi dengan baik.

“Akan saya sampai kan ke kepala desa Jejalen Jaya bang,“pungkas Deni.

Saat awak media mengkomfismasi dan meminta tanggapan kades jejalenjaya Kumpul, dengan menghubunginya melalui WhatsApp dengan nomor 0812xxxxx4069 dari pesan WhatsApp
[9/9 21:47] Assalamualaikum wr.wb
[9/9 21:52] Mohon maaf mengganggu atas waktu nya pak kades
[9/9 21:54] kades : wlkm slm abng ku.. siap tks
[9/9 21:54] : Mohon ijin pak kami dari tim media ijin hendak konfirmasi
[9/9 21:54] Kades: iya abbg ku
[9/9 21:57]: Terkait surat klarifikasi dari Rumah pencari keadilan Lembaga Investigasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara yang berujung Somasi mohon tanggapan pak kades
[9/9 22:00] kades: maap abng ku lgi ngurus warga dlu ini ada yang meninggal tks,”tulis nya singkat.

Hingga berita ini dilansir oleh beberapa wartawan, masih belum ada tanggapan dari pihak Kepala Desa JejalenJaya.
(Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed