oleh

Grafik Penularan Alami Peningkatan, Masyarakat Diminta Patuhi Prokes 3M 

Pangkalpinang — Pemerintah telah menetapkan 132 RS rujukan melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 169 Tahun 2020 tentang Penetapan RS Rujukan Penanggulangan Penyakit Infeksi Emerging Tertentu. Dalam data tersebut, Provinsi Bangka Belitung menyertakan dua rumah sakit rujukan, yakni RSUD Depati Hamzah dan RSUD dr H Marsidi Judono, Senin 14/September/2020. 

Kendati demikian, dalam data yang dilansir oleh Diskominfo Pemkot Pangkalpinang, untuk update Covid-19 di Kota Pangkalpinang, di hari Senin 14/09/2020 sampai pukul 08.00 WIB. Kasus konfirmasi tercatat berjumlah 106 orang dengan rincian 77 orang sembuh, 28 orang sedang dalam perawatan/karantina dan satu orang meninggal dunia.

sumber foto: diskominfo pgk

Sementara itu, menurut keterangan Direktur RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang, Dr Muhammad Fauzan ketika dikonfirmasi perihal kesiapan otoritas kesehatan kota Pangkalpinang untuk menghadapi gejala lonjakan pasien terkonfirmasi. Ia menjelaskan bahwa pihak RSUD Depati Hamzah kota Pangkalpinang dalam menindaklanjuti kenaikan kasus dalam beberapa pekan terakhir menurutnya dalam kondisi sangat siap. 

“Apalagi ada empat ruang ICU bertekanan negatif lengkap dengan bedside monitor dan ventilator siap digunakan. Ditambah lagi dengan 5 ruangan tekanan negatif non ICU juga sudah bisa digunakan. Dan satu lagi, ada delapan ruangan isolasi tanpa tekanan negatif yang sudah kita gunakan dari bulan Maret, namun masih tetap optimal, jadi total ada 17 ruangan bisa dimaksimalkan,” kata Muhammad Fauzan Senin malam.

Direktur menilai, untuk pola transmisi faktanya lebih dominan dibawa dari luar pulau yang akhirnya menginfeksi masyarakat lokal. “Masyarakat harus sadar bahwa kampanye 3M yang kita galakan harus dipatuhi bersama. Karena jika tidak dimulai dari diri pribadi akan membahayakan keluarga, lingkungan bahkan masyarakat luas,” pesan dia. 

Senada dengan Direktur RSUD, Kadinkes Pemkot Pangkalpinang, Dr Masagus Hakim menyatakan hal yang sama. Bahwa pihaknya dalam hal mengantisipasi potensi grafik penularan yang mengalami peningkatan, dalam kondisi siap. “Untuk ruang isolasi RS masih cukup. Dan kami terus mengkampanyekan protokol kesehatan pada masyarakat, seperti kampanye 3M (Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak),” singkat Kadinkes Pangkalpinang. 

Selain itu, dalam wawancara lain, Kepala Dinas Kesehatan Kab.Bangka dr.Then Suyanti, MM menjelaskan untuk di wilayah Kabupaten Bangka, kondisi ICU masih belum dipakai oleh pasien Covid. “Karena rata-rata pasiennya tanpa gejala jadi cukup karantina di Provinsi,” kata dia. 

Asal tahu saja, dalam catatan redaksi, grafik penularan Covid 19 di Kotamadya Pangkalpinang diketahui mengalami grafik peningkatan pasien terkonfirmasi, yakni sebanyak 7 orang pada hari Minggu (13/09) kemarin. Dan untuk penambahannya sendiri, area yang memuat pasien terkonfirmasi berada di Kecamatan Rangkui, Kecamatan Gabek dan Kecamatan Bukit Intan. (LH) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed