oleh

Satu Orang Terkonfirmasi Positif, Klaster Perkantoran Diintai Virus Covid 19 

Pangkalpinang — Dalam situs resmi covid19.go.id disebutkan bahwa gejala covid-19 yang umum adalah demam, rasa lelah dan batuk kering. Ada juga yang mengalami rasa nyeri dan sakit, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan atau diare. Ada juga yang tidak merasakan apa-apa, atau biasa disebut Orang Tanpa Gejala, Rabu 16/September/2020.

Kemudian situs tadi juga berpesan agar warga yang pernah berdekatan dengan orang yang memiliki gejala COVID-19 atau berpergian ke tempat terjangkiti, segera melaporkan diri ke puskesmas terdekat dan lakukan monitoring mandiri. Bila dalam 1-14 hari kemudian mengalami gejala, dianjurkan untuk melakukan isolasi diri. 

Sementara itu, data terakhir yang di-update oleh Diskominfo Pemkot Pangkalpinang menyebutkan bahwa ada sejumlah 106 kasus terkonfirmasi positif, 77 orang sembuh, 28 orang jalani perawatan dan satu orang meninggal dunia. Dengan 7 pasien penambahan yang tersebar di 3 kecamatan.

Dan baru saja informasi masuk ke redaksi sore ini bahwa ada penambahan satu pasien terkonfirmasi lagi di kota Pangkalpinang, yang kali ini menjangkiti seorang pegawai Badan Keuangan Daerah Pemkot Pangkalpinang. 

Kendati begitu, wartawan kesulitan untuk mendapatkan statement dari berbagai sumber yang dihubungi, diantaranya Ketua Tim Gugus Tugas Covid 19 Pangkalpinang dr Masagus Hakim, Kepala Badan Keuangan Daerah, Budi yang sampai berita ini tayang belum berkesempatan merespon konfirmasi wartawan walaupun ketika dikirim konfirmasi via WA pertanyaan wartawan terlihat dibaca, dan akan terus diupayakan agar berita berimbang.

Asal tahu saja, dalam masa pandemi covid19 saat ini, ditengarai ada tiga klaster yang tinggi resikonya untuk jadi tempat bersarangnya virus Covid 19. Klaster keluarga, Klaster perkantoran dan Klaster Pilkada. 

Ketua tim Pakar dan juru bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito menyampaikan bahwa klaster perkantoran saat ini menjadi perhatian masyarakat. 

“Klaster itu disebut klaster apabila terjadi konsentrasi kasus di suatu tempat, dan klaster yang sekarang sedang marak jadi perhatian masyarakat adalah klaster perkantoran”, jelas Wiku pada konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, pada Jumat (7/8) bulan lalu. (LH)

*Berita ini mengalami editing tambahan setelah narasumber sebelumnya berkeberatan dijadikan referensi. (LH)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed