oleh

Pengeroyokan Anggota Polri Saat Demo UU Omnibus Law, Polda Metro Jaya Tangkap 3 Pelaku Pemuda

Jakarta, 21-10-2020

Cakrabhayangkaranews.comSatu anggota Polri menjadi korban, saat mengamankan aksi demo mahasiswa yang menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja yang terjadi di beberapa wilayah di DKI Jakarta, Kamis (08/10). Satu anggota tersebut diserang massa pedemo saat melakukan pengamanan.

Dalam konferensi Pers Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, dari enam orang yang diamankan tiga di antaranya merupakan pelaku penganiayaan dan pencurian terhadap anggota reserse berinisial AJS. “Ada 3 tersangka yang melakukan pengeroyokan, korbannya adalah anggota Polri,” ujarnya kepada wartawan di Makopolda Metro Jaya, Rabu, (21/10).

Namun, masih ada dua pelaku penganiayaan yang masih buron. Sementara, dari tiga tersangka yang sudah diamankan dua di antaranya merupakan anak di bawah umur. “Yang berhasil kita amankan pertama inisial MPR. Kemudian dua tersangka tidak kami tampilkan karena anak di bawah umur,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ketiga tersangka ini melakukan penganiyaan di Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat tetapnya di depan Hotel Paragon. Mereka memukuli AJS yang saat itu melerai para pelaku karena mengeroyok seseorang.

Tapi salah seorang pelaku langsung meneriaki AJS merupakan polisi. Para pelaku memukuli AJS.

Bahkan setelah memukuli AJS, para pelaku juga mengambil harta benda miliknya. Termasuk kartu anggota kepolisian. “Hasil keterangan dia (MPR) pukul 3 kali kemudian ambil ponsel, dan ada beberpa barang lain termasuk kartu pengenal anggota yang bersangkutan,” ujarnya.

Dua pelaku di bawah umur, dia juga ikut melakukan pemukulan, Akibat pengeroyokan, AJS mengalami luka hampir di seluruh tubuhnya. Sampai saat ini korban masih menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. “Mengalami luka yang memang berat. Pertama adalah matanya kena pukul, punggung, bahu, dada, juga kemudian ada di kepala, karena memang pelaku memukul secara bersama-sama,” ujarnya.

Sementara, untuk tiga pelaku lainnya yang sudah diamankan yakni, Y, FH dan AIA merupakan penadah barang-barang AJS yang dicuri oleh MPR. “MRR ini setelah memukul dan mengambil HP, kemudian HP dijual ke tiga tersangka ini,” ujarnya.

Tiga pelaku penganiayaan dipersangkakan dengan Pasal 365 KUHP dan Pasal 170 KUHP. Sedangkan, para penadah dipersangkakan dengan Pasal 480 KUHP.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed