oleh

FWS Berikan Cindramata, ke Penasehat H Budi Leksono SH

Surabaya – Jatim, Cakrabhayangkaranews.com –  BeritaCakrawala.co.id – Paska pelaksanaan Deklarasi Forum Wartawan Surabaya (FWS) pada hari Jum’at (16 Oktober 2020) yang lalu, FWS sebagai wadah bagi para insan pers, khususnya yang berada di Kota Pahlawan Surabaya ini, kini telah memiliki struktur.

Adapun struktur dalam FWS yakni, selaku Penasehat yakni H. Budi Leksono, S.H., yang juga merupakan Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya, Ketua Bayu Pangarso, Wakil Ketua Abdul Halim, Sekretaris Ria dan Harnik, Bendahara Rohim dan Ongky.

H. Budi Leksono, S.H., mengatakan, FWS merupakan wadah pemersatu insan pers, khususnya yang ada di Surabaya, harus mempunyai strukturisasi. Sehingga dalam perjalannya, tidak sembarangan seperti wartawan yang tidak jelas identitasnya.

“Saya yang ditunjuk sebagai Penasehat, sangat mengapresiasi adanya FWS ini, dan semoga FWS memberitakan secara objektif dan sesuai kode etik jurnalistik. Secepatnya FWS harus mengurus legalitasnya atau akte notaris,” ujarnya saat di basecamp FWS Jalan Makam Peneleh No.1 Surabaya, Rabu (28/10/2020).

Bayu Pangarso, yang juga Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Setwil Jatim mengatakan, saya baik secara pribadi maupun secara organisasi sangat mengapresiasi. Atas terbentuknya FWS ini, dan saya berharap Lembaga Jurnalis ini bisa menjadi wadah bagi para insan Pers khususnya di Surabaya. Dan bisa bersinergi baik dengan Lembaga Jurnalis lainnya dan juga pada Pemerintahan, dan juga para Stack Holder.

“Semoga FWS bisa menjaga marwah Jurnalis dan menjadi wadah bagi para insan Pers khususnya yang ada di Surabaya,”terangnya.

Bulek sapaan akrab H. Budi Leksono juga meminta para wartawan yang berada dinaungan FWS, dapat menjalankan profesinya secara profesional, meskipun resikonya juga besar.

“Jika ada permasalahan, pecahkan secara bersama-sama, jika memang dibutuhkan, saya akan selalu siap untuk memberikan masukan-masukan. Asalkan jangan menjadi wartawan bodrek, karena dapat merusak citra FWS sendiri,” jelasnya.

Sebelum meninggalkan basecamp FWS, H. Budi Leksono yang didapuk sebagai penasehat, mendapatkan piagam penghargaan atas partisipasinya dalam Deklarasi FWS dan bersedia menjadi Penasehat FWS,”pungkasnya.(Red/FWS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed