oleh

LHP Pekon Way ngison Terkesan Dinasti Dan Kurang Mengerti Akan Tupoksinya

Lampung Barat , Way Ngison  Cakrabhayangkaranews.com–  Lembaga Himpunan Pemekonan (LHP) atau dengan sebutan Lainnya (BPD) Badan Permusyawaratan Desa, dikeluhkan warga masyarakat Pekon Way Ngison Kecamatan Batu Ketulis Kabupaten Lampung Barat.

Keluhan Masyarakat itu mengenai orang – orang yang menduduki Jabatan di Kelembagaan LHP yang layaknya terkesan seperti Dinasti yang tak pernah tergantikan, baik kepengurusannya maupun anggota LHP nya.

Menyikapi hal tersebut salah satu warga Way ngison kepada Wartawan Media ini, pada hari Minggu tanggal 01/11-2020, mengatakan bahwa masyarakat Way ngison sudah lama ingin agar kepengurusan LHP di gantikan oleh orang – orang yang baru yang lebih berpengalaman dan berpendidikan.

” Kami ingin agar Kepengurusan LHP di ganti dulu karna sudah berapa periode tidak pernah di ganti, kalau bisa di ganti dengan orang yang berpengalaman dan berpendidikan,” Ungkap salah satu warga yang tak mau disebutkan namanya.

Terkait mengenai Bansos sebaiknya mengutamakan masyarakat yang layak terlebih dahulu bukannya kepengurusan dan anggota LHP tersebut yang di data dapat bantuan seperti bantuan Raskin ( beras rakyat miskin ) sedangkan mereka sudah digaji oleh Negara.

” ini permohonan kami masyarakat kepada peratin /Kepala Desa sebagai pertimbangan,” pintanya.

Dia melanjutkan (Warga red) karena LHP merupakan lembaga perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan Pekon/Desa sehingga LHP  dapat dianggap sebagai “parlemen”-nya Pekon/Desa, karena LHP merupakan lembaga baru di Pekon/Desa pada era otonomi daerah di Indonesia.

Selaku pengurus LHP harus paham dan tahu bahwa tugas yang paling utama LHP ada tiga, menyusun peraturan pekon bersama peratin menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, pengawasan terhadap kebijakan yang sudah menjadi sebuah kesepakatan di tingkat pekon.

“Secara otomatis ini menjadi PR bagi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP),  untuk melakukan pelatihan dan pembimbingan agar fungsional LHP bisa maksimal,” tutupnya.
( Kaperwil  CBN Lampung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed