oleh

Wakil Bupati Bangkep Terpilih Salim J Tanasa “Dikomplain”

Luwuk – Sulteng, Cakrabhayangkaranews.com Pelantikan Wakil Bupati (Wabup) terpilih Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Salim J Tanasa, diduga bakal tersandung masalah.

Pasalnya, ada “komplain” dari kompetitornya ketika Anda tahu tanggal 6 Oktober lalu.

Adalah Nurdin Laganja sang kompetitor yang bertanggung jawab pada saat ini. Katua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat (PD) Kabupaten Bangkep, ternyata telah melaporkan dugaan tentang pemilihan Wabup Bangkep.

“Pelanggaran” yang ditunjuk Nurdin antara lain, PP No 12/2018 tentang Tata Tertib (Tatib) DPRD dan Peraturan DPRD No. 1 tahun 2019 tentang Tatib DPRD.

Intinya, Nurdin “menggugat” dugaan dugaan Tatib pemilihan Wakil Bupati Bangkep sisa masa jabatan 2017 – 2022. Komplain “lengkap” dalam bentuk surat berkop partai tersebut nampak tidak utama.

Selain ke Mendagri, Surat tertanggal 9 Oktober 2020, No: 25 / PD-DPC / Bangkep / X / 2020 dalam perihalnya meminta: “Mendagri memertimbangkan tidak mengengeluarkan SK Pelantikan Wakil Bupati Kabupaten Bangkep Terpilih Sisa Masa Jabatan 2017-2022.”

Ditanggal yang sama nomor surat 24, Nurdin juga melayangkan Surat ke Gubernur Sulteng untuk Mendagri, agar tidak mengeluarkan Rekomendasi (Rekom) Pelantikan Wakil Bupati Bangkep.

Tidak sampai disitu. Langkah Nurdin menghentikan laju Salim Tanasa menuju pelantikan “Kursi Bangkep 2”, disusul surat ketiga — masih tanggal yang sama nomor 23 — kepada Bupati Bangkep. Isinya, menyampaikan adanya perbuatan melawan hukum oleh panitia pelaksana pemilihan Wakil Bupati Bangkep.

Terakhir, Nurdin pada tanggal 9 Oktober 2020 juga mengirim surat No.22/PD-DPC/Bangkep/X/2020 kepada Ketua DPRD Bangkep Cq Panitia Pemilihan Wakil Bupati Bangkep dengan Tajuk “Keberatan Terhadap Proses Tahapan Jadual Tatib No.11/2020.”

Salah satu surat berkop nomor 22/SP/DPC-PD/Bangkep/X/2020 yang juga ditandatanani Sekretaris DPC Demokrat Bangkep Amos Porodisa, S.Pd, sebagai pengantar sejumlah surat yang sudah disebutkan diawal. Surat itu, ditujukan kepada DPD Partai Demokrat Sulteng.

Seperti diberitakan CBN 7/11, pemilihan Wabup Bangkep sudah dilakukan pada Paripurna Pemilihan di Gedung DPRD Bangkep tanggal 6 Oktober 2020. Besoknya pada tanggal 7, kemudian digelar sidang Paripurna DPRD Bangkep yang menetapkan Salim Tanasa sebagai Wabup terpilih.

Dua figur yang bersaing memperebutkan posisi “02 Bangkep” yakni Salim J Tanasa yang sebelumnya ASN dengan jabatan terakhir Sekdis Perhubungan Bangkep dan Nurdin Laganja, kader Partai Demokrat (PD) Bangkep.

Hasil raupan mayoritas suara 16 — bukan 18 seperti berita sebelumnya (red) dari 24 anggota dewan — Bangkep, mengantar Salim J Tanasa meraih kemenangan atas Nurdin Laganja yang hanya berhasil memperoleh 8 suara.

Nurdin Laganja telah mencoba ditemui CBN di Luwuk untuk konfirmasi, belum berhasil. Dihubungi melalui handphone juga sangat sulit. Meskipun masuk, tidak diangkat. Banyak yang mengeluh.

CBN kemudian meminta konfirmasi Ketua Fraksi Partai PD DPRD Bangkep Felix Go, Sabtu, 7/11 malam di kediamannya, terkait sulitnya bertemu Nurdin. Namun Felix belum berkomentar. “Saya coba komunikasi dulu dengan Pak Nurdin,” kata Felix. Sayang sampai berita ini tayang, tidak ada konfirmasi lanjutan. (Bersambug) * jay

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed