oleh

‍‍‍‍‍Diduga oknum KPH memeras warga masyarakat pekon sukamaju kecamatan ngaras kabupaten pesisir barat

Cakrabhayangkaranews.com,-Ngaras 912/11/2020,-Diduga oknum KPH ber inisial SL bersama dua rekan nya,memeras warga pekon sukamaju,kecamatan ngaras,kabupaten pesisir barat.

Pasalnya,hasil investigasi media ini di TKP (tempat kejadian perkara),Minggu,8/11/2020,tepatnya di pekon sukamaju pemangku VI talang kaliandak,terkait kebenaran informasi dugaan pemerasan,yang dilakukan oknum KPH yang ber inisial “SL” bersama kedua rekan nya beberapa hari yg lalu.
Team investigasi media ini,berhasil mengumpulkan informasi dari beberapa warga dan korban dugaan pemerasan tersebut.
Berikut keterangan korban dugaan pemerasan yang ber inisial “SO” kepada media ,
“Pak memang benar informasi terkait masalah yang saya alami beberapa hari yang lalu,yang dilakukan oleh oknum KPH yang ber inisial SL berikut ke dua temannya kepada saya,-
Beberapa hari yang lalu,saya kedatangan tiga orang tamu,yang mengaku dari kehutanan yang menguasai wilayah sini katanya,selanjutnya kedatangan mereka menanyakan soal kayu alat rumah saya,kemudian mereka ngomong  “kayu akan kami bawak atau bapak” .
Saya jawab silahkan saja ,kemudian mereka bilang lagi “begini saja,biar bapak dan kayu tidak kami bawak,bapak sediakan saja uang satujuta tigaratus ribu rupiah,biar masalahnya selesai”.
Saya sebagai masyarakat Awan nurut saja apa yang mereka sampaikan,dan uang yang mereka minta pun saya berikan,terang SO”.

Ditempat dan waktu yang sama,pihak media ini juga berhasil mengkompilasi perwakilan masyarakat setempat yang ber inisial PO,yang kebetulan mendengar perbincangan oknum KPH dan dua temannya terhadap korban SO,-
Berikut keterangan PO,-
“Jadi sependengaran kami masyarakat terkait kedatangan oknum KPH dan dua rekan nya ke tempat pak SO,masalahnya aling-aling bahwa kayu yang ada di rumah pak SO itu,sudah beberapa hari yang lalu,pihak mereka (KPH) sudah menemukan nya di hutan dan kata nya suda mereka Poto dan sudah jadi barang bukti kehutanan,tapi kenapa hilang dan kok di tempat pak SO,mungkin itu masalahnya Terang PO.
Masih komentar PO
Kalau memang demikian adanya ,kenapa pihak oknum KPH dan dua rekannya,tidak mengangkut kayu tersebut dari rumah SO kan katanya udah jadi barang bukti,kok malah minta duit .
Oleh karena itu,kami masyarakat pekon suka maju berharap kepada instansi terkait,agar dapat memberhentikan oknum KPH yang nantinya akan merusak citra kehutanan,serta kami juga berharap kepada pihak kepolisian,untuk mengusut tuntas atas perbuatan oknum KPH terhadap masyarakat (memeras) tegas PO.

( Mustopa )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed