oleh

Terkesan Kepala Sekolah SMKN I Bengkunat Belimbing Tidak Transparansi Soal Bos Afirmasi Dan Kinerja

Bengkunat Belimbing, Pesibar, Cakrabhayangkaranews.comProgram Bantuan Pemerintah yang tentunya harus kita apresiasi dan dukung, merupakan jawaban dari banyaknya persoalan yang dihadapi dunia pendidikan kita yaitu kebijakan baru menteri pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud), tentang peraturan menteri atau permendikbud nomor 20 tahun 2020 terkait dengan pembebesan UKT di perguruan tinggi, adanya bantuan operasional sekolah (BOS) khusus daerah terpencil/afirmasi dan bantuan operasional sekolah (BOS) kinerja ( dari tingkat Sekolah Dasar hingga ke Sekolah Menengah baik Swasta Maupun Negeri ).Policy atau kebijakan ini, tentu sangat strategis agar segera diaplikasikan dan diimplemtasikan dengan baik sehingga tepat sasaran.

Di Kabupaten Pesisir Barat Kecamatan Bengkunat Belimbing Provinsi Lampung Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Bengkunat Belimbing, merupakan salah satu Sekolah yang penerima Bantuan Bos Afirmasi dan Kinerja Pandemi Covid-19 dari dari Kemendikbud.

Hal ini di kemukakan oleh Tri Yulita Kepala Sekolah SMK Negeri 1  Bengkunat Belimbing  saat Awak Media berkunjung ke Sekolah (26/11-20).

” Benar, mas Sekolah kami tahun ini dapat bantuan dari Bos Afirmasi dan Kinerja dari pusat yang nilanya Rp 60 juta, dan sudah kami belanjakan sesuai keperluan sekolah kami.” Ucapnya.

Tri yulita menjelaskan kepada awak Media, kami belanjakan bantuan dari pemerintah itu melalui penyedia jasa yang di kenalkan oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS ) dan kami pesan barang barang yang sekolah kami butuhkan ke Perusahan itu melalui Siplah, kita bayar melalui transfer ke rekening perusahan itu kemudian dua hari barang barang yang di pesan itu sampai ke sekolah kami.” Terangnya.

Kepada Awak Media Tri Yulita mengatakan kalau nama perusahaan penyedia jasa, dirinya lupa nama Perusahaan tersebut, secara akal sehat dan masuk dalam akal manusia, mana mungkin kita melakukan prrjanjian dengan suatu perusahaan yang sama sekali belum kita tahu profil dan asal usul Perusahaan tersebut.ada apa dibalik semua itu??

” Kalo nama PT atau Perusahan itu saya lupa pak, tapi PT itu ada di Bandar Lampung dan di waktu pemesanan barang, mereka datang ke sekolahan saya. kita pesan 5 Laptop, 3 CPU, Printer dan buku- buku sekolah senilai empat jutaan.” Ucapnya.

Menyangkut barang – barang yang menurut Kepala Sekolah SMKN I Bengkunat Belilimbing tidak bersedia untuk memperlihatkan kepada Awak Media saat ijin untuk melihat pesanan/barang yang sudah di belanjakan.

“oh maaf mas, tapi gimana ya mas ! bukan tidak boleh tapi ruangan sudah di kunci mas.” Ketusnya.

Perlu di pahami pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di bidang pendidikan. Apalagi ditengah covid 19 yang telah melahirkannya dampak nyata bagi dunia pendidikan harus transparansi sehingga bantuan tersebut tepat sasaran untuk meningkatkan satuan pendidikan.

Selanjutnya, sesuai dengan kriteria sekolah, yang berhak mendapatkan bantuan tersebut, yaitu sekolah yang berada di wilayah terpencil sesuai Permendikbud No. 23 / 2020, Kepmendikbud No. 580 / 2020, dan Kepmendikbud No. 581 / 2020), serta lebiih diprioritaskan untuk sekolah dengan proporsi siswa dari keluarga miskin lebih besar, sekolah yang menerima dana BOS Reguler lebih rendah, dan sekolah yang memiliki proporsi guru tidak tetap lebih besar (sesuai Permendikbud No. 24 / 2020 dan Kepmendikbud No. 582 / 2020).(Cecep Rusdiono )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed