oleh

Lidik Kasus Sorot Pembahasan Anggaran DPRD Pessel dan Sejumlah Kepala Dinas di Hotel Berbintang Kota Padang

Padang, Sumatera Barat, Cakrabhayangkaranews.comPembahasan anggaran kabupaten Pessel 2021 yang dilaksanakan di Hotel imelda-Water park-convention yang terletak di Jl intan No.12 LIK Ulu gadut Indarung dari tanggal 23/11/2020 s/d tanggal 27/11/2020 meninggalkan kontroversi di masyarakat.

Hotel mewah berbintang yang lengkap dengan pasilitas hiburan ini sangat jauh dari pusat kota sehingga luput dari pantauan LSM dan Media massa.ketika tim LSM Lidik Kasus turun langsung kelapangan dan investigasi terhadap harga Hotel perkamar mulai dari harga Rp 480.000,- s/d Rp 4jt harganya dan tim lidik kasus pusat yakin tidak mungkin panitia akan menyewa kamar hotel Smart Room dengan harga Rp 480.000/kamarnya minimal pasti akan memakai Executive Room dengan harga Rp1.440.000,- tinggal kalikan saja jumlah anggota dewan dan SKPD yang hadir.

 

Soni ketua umum lidik kasus yang juga owner 5 media nasional sangat menyayangkan atas di adakanya acara pembahasan anggaran kabupaten pessel di hotel mewah tersebut sebab saat ini semua kementrian baik dinas di provinsi dan kabupaten seluruh indonesia memangkas semua anggaran untuk kebutuhan penaggulangan covid-19 yang menyebabkan merosotnya ekonomi masyarakat akibat dampak covid-19 yang belum berakhir.

Yang membuat saya aneh ini usulan siapa sebenarnya untuk melakukan pembahasan anggaran di hotel berbintang di masa pandemi ini sebab pemerintah kabupaten pessel juga memiliki gedung PCC yang tidak kalah mewahnya yang dapat di gunakan untuk acara tersebut tanpa harus membuang biaya yang sangat besar tersebut,”ungkap soni.

Malah dalam keadaan susah Begini Para Anggota DPRD juga ngotot minta kenaikkan angaran biaya tunjangan perumahan dari 3,5 jt menjadi 9 jt rupiah.saat tim lidik kasus tanya kepada salah seorang anggota dewan apa alasan kuat untuk meminta kenaikan uang tunjangan perumahan dan beliau langsung menjawab bahwa itu masih wajar selagi uang perumahan tersebut masih di bawah uang perumahan anggota DPRD provinsi sumbar,”jelas anggota dewan tersebut.

Jasrizal sekertaris dewan ketika dikonfirmasi via wa dan telepon terkesan menghindar dan tak mau di konfirmasi Soal pembahasan Anggaran ini, Padahal acara ini tanggung Jawabnya sebagai Sekretaris Dewan…Bersambung.(Redaksi)
Sumber: LSM Lidik Kasus

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed