oleh

Kesiapan Pengamanan Pilkada 2020, Kapolres Kukar Hadiri Rapat Koordinasi Forkopimda

KUKAR, KALTIM | Cakrabhayangkaranew.com– Kapolres Kukar menghadiri Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMPDA) dalam rangka pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Karnegara Tahun 2020 bertempat di Pendopo Bupati Kukar, Selasa (01/12/2020).

Kegiatan dihadiri oleh PLT. Bupati Kukar Chairil Anwar, Dandim 0906/Tgr Letkol Inf. Charles Alling, Dandim 0908/Bontang Letkol Arm. Choirul Huda, Wakapolres Bontang, Kompol A. Indrawan, Sekda Kab. Kukar Sunggono, Ketua Dprd Kab. Kukar Abdul Rasyid, Kajari Kab. Kukar Darmk Wijoyo, Kepala Kesbanpol Rinda Desianti, Ketua BPBD Kab. Kukar Marsidik, Ketua KPU Erlyando, Ketua Bawaslu M. Rahman, Camat Se Kab. Kukar, Kapolsek Se Kab. Kukar, dan Danramil Se Kab. Kukar.

Pada sambutannya, PLT. Bupati Kukar Chairil Anwar berharap dari H-8 ini koordinasi terus ditingkatkan, baik di koramilnya, Polseknya maupun Kecamatan. Pahami dengan seksama apa yang harus diperbuat dan apa yang harus tidak diperbuat. Lakukan diskresi sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Tentunya pada pelaksanaan Pilkada kali ini kita dihadapkan pada covid 19 yang tentunya akan menguras tenaga dan pikiran yang extra oleh karena itu perlunnya dilaksanakan rapat koordinasi ini untuk membangun kelesarasan dan kesepahaman agar dalam pelaksanaan pilkada serentak ini dapat berjalan dengan sukses”, Ujar PLT. Bupati.

Pada kesempatan tersebut pula Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting memaparkan materi yakni kami sebagai aparat keamanan didukung dengan TNI telah melakukan persiapan pengamanan Pilkada yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020.

Lanjutnya, untuk pola pengamanan sendiri, dibagi menjadi 3 zona yakni zona Hulu, Zona Tengah dan Zona pesisir. Yang mana perlu kita ketahui bersama bahwa Pola pengamanan TPS kita bagi menjadi aman yakni 1457 TPS, rawan 69 TPS, sangat rawan 3 TPS dan khusus 3 TPS.

“Dari Pilkada 2020 ini Tentunya kita sendiri mengharapkan suksesnya Pilkada dengan tolak ukurnya yakni partisipasi masyarakat dalam menyampaikan suaranya”, terang AKBP Irwan Masulin Ginting.(Monti)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed