oleh

Nawatsara Panyili, SE, M.Si: Pemasukan Kas Minus Diperburuk Imbas Covid-19

Ampana, Sulteng, Cakrabhayangkaranews.comAnggaran terbatas, sementara pemasukan daerah menurun tidak menembus target. Diprediksi kondisi minusnya pencapaian PAD seperti saat ini, akan sama atmosfirnya hingga tahun 2021 yang sudah depan mata. Kenyataan yang ada, hingga jelang tutup tahun 2020, serapan pemasukan hanya kurang kebih Rp. 9,5 Miliar, dari yang ditargetkan Rp. 13 Miliar. Capaian PAD hampir di semua sektor — termasuk jasa-jasa — sangat lemah. Keadaan diperparah kondisi ini berlangsung ditengah Pandemi Covid – 19. Artinya, keadaan daerah tidak jauh lebih baik dari sebelumnya.

Demikian penjelasan Kadis Pendapatan Kabupaten Tojo Una-una (Touna) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Nawatsara Panyili, SE, M.Si kepada CBN baru-baru ini di Ampana.

Lanjut kata Nawatsara, Galian C yang diharap jadi andalan selama ini, sekarang penerimaannya juga menurun bahkan boleh dikata tidak ada. Sebab suplai maupun permintaan yang biasanya membludak, jutru tidak ada sama sekali. Pukulan ini, sama seperti yang dirasakan di seluruh negeri.

Demikian juga penerimaan dari pajak, hotel dan restoran, semua lesu terimbas kondisi Covid – 19. “Untuk tahun 2020, ada pemasukan tapi sangat kecil. Terhitung sejak Bulan Pebruari, keadaan yang tidak bergairah ini, tidak sedinamis seperti diharapkan pada tahun-tahun sebelumnya. Target pajak susah dicapai. Saat ini kami masih mencari sekitar Rp. 1 Miliar jelang Desember akhir, belum diketahui apakah bisa dicapai, belum tahu,” ungkap Nawatsara Panyili. Untuk mengejar sisa akhir tahun sebut Nawatsara, akhir-akhir ia dan tim lebih rajin turun ke lapangan dan ke desa-desa.

Harapan terakhir dan satu-satunya tambah Nawat — sapaan akrab Nawatsara — adalah pihak-pihak yang mengerjakan proyek. Juga pajak listrik atau pajak penerangan jalan yang masih sekitaran Rp. 500 juta lebih dari PLN. “Tapi sekali lagi untuk galian C, tahun ini tidak bisa diharapkan banyak. Ya, lantaran minusnya permintaan material ditambah kurang – bahkan tidak adanya — pekerjaan proyek akibat pandemi covid – 19,* jim – jay

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed