oleh

Mayor Inf Sutikno : Pabung Berperan Dukung Koordinasi dan Kedekatan Kesatuan

 

Luwuk, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Perwira Penghubung atau Pabung, merupakan perpanjangan tangan pada lingkup Komando Distrik Militer (Kodim – red) dalam satu daerah, wilayah atau distrik.

Kedudukannya, mewakili dan selaku perpanjangan tangan atasan. Tugasnya antara lain, menjalankan dan melaksanakan perintah atasan. Ia juga harus tanggap membaca, memahami sekaligus mengejawantakan dengan baik perintah sang komandan (atasan – red). Tentulah Tupoksi Bina Teritorial (Binter) secara berjenjang kebawah harus ia jalankan dengan cermat. Ini tak lepas dari arahan – petunjuk sang pimpinan. Semua pelaksanaannya — diupayakan — dengan cepat, cekatan, tepat, terukur, plus hunting yang senantiasa sinergi dan terkoordinasi. Kedalam maupun keluar.

Begitu diskripsi tentang tugas-tugas ke-Pabung-an yang ditangkap CBN dalam bincang-bincang lepas dengan Mayor Inf. Sutikno, Pabung Wilayah Bangkep Kodim 1308/LB, di Makodim 1308/LB Luwuk, baru-baru ini Ketika ditemui, Mayor Tikno — sapaan akrabnya — kebetulan lagi berada di Luwuk. Saat itu Dandim 1308/LB Letkol Inf. Fanny Pantouw, S.Sos sedang mengikuti Rakor sehingga Mayor Inf. Sutikno yang menerima kedatangan CBN.

Lalu, apa sja tugas umum selaku Pabung? Menurut Sutikno, melaksanakan perintah komandan sesuai arahan. Juga terposisi menghubungkan antar kesatuan secara berjenjang. Selaku Pabung Wilayah Bangkep Kodim 1308 LB kedudukannya berada di ibukota Bangkep, Salakan. “Nah, selaku Pabung, apa yang menjadi perintah dari komandan — dalam hal ini Dandim — itulah yang saya laksanakan,” jelas Mayor Sutikno.

Kodim 1308 LB (Luwuk – Banggai) sendiri, membawahi wilayah teritorial Kabupaten Bangkep dan Banggai Laut (Balut). Ini lantaran kedua kabupaten belum berdiri atau memiliki Makodim sendiri.
Di Banggai Laut (Balut) juga ada Pabung sendiri. Selain bertugas Bina Teritori (Binter – red), Pabung – antara lain — bertugas melakukan pengawasan wilayah yang menjadi yuridiksinya. Endingnya, guna mendukung kelancaran kerja dan kinerja keteritorialan di wilayah Bangkep, dalam satu kordinasi dan komando.

Contoh tugas Pabung yang tengah ia laksanakan papar Sutikno, yakni mengkoorfinasikan tentang rencana TMMD (Tentara Mandiri Membangun Desa) Imbangan – dulu istilahnya AMD (Abri Masuk Desa). TMMD nanti kata Sutikno, akan dilaksanakan di Bangkep. Planingnya, pada dua titik. Pusat kegiatan rencananya, di Kecamatan Totikum, Desa Kambotokan. Sedang di Kecamatan Tinangkung Utara di Desa Ponding-ponding.

Pabung Wilayah Bangkep dalam rentang kendali tugas,, membawahi empat Koramil (Komando Rayon Militer). Masing-masing Koramil Buko, Bulagi, Tinangkung dan Koramil Liang di ibukota.

Soal sinergitas dengan Pemda setempat, Sutikno mengaku hingga empat tahun menjadi Pabung berjalan dengan baik. Sebelum itupun posisi Daramil Liang ia jabat cukup lama. Kekompakan yang terbangun sudah begitu baik dengan pejabat eksektif, legislatif dan yudikatif serta stakeholder lainnya wilayah di ranah tugasnya, aku Sutikno.

Kembali ke kegiatan TMMD nanti di Desa Kambotokan serta Ponding-ponding rencananya akan digelar kegiatan fisik dan non fisik. Untuk fisik, dilakukan pembangunan tanggul pengaman pantai buat meminimalisasi dampak abrasi.

Dimomen itu, melibatkan peran aktif masyarakat sebagai representasi kemanunggalan TNI dan rakyat. Dalam TMMD — yang tanggalnya akan ditetapkan dalam rapat bersama Pemda — juga bakal diisi dengan penyuluhan-penyuluhan, sebagai kegiatan non fisiknya. Bidang Hukum — kemungkinan — akan memapar bahaya narkoba dan lain-lain, oleh pihak Polres dan BNN setempat. Juga ada suluh pertanian, tentang semua hal yang kaitannya bercocok tanam, diversifikasi serta penyuluhan lainnya yakni pengendalian penduduk – KB dari institusi terkait. Sukses!* jay

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed