oleh

Pilkades Lakea I : Pertarungan Wakil Millenial VS Petahana

Buol, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Itulah faktanya. Bahwa Pemilihan Kepala Desa Lakea I, Kecamatan Lakea, Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) adalah protret tarung hirarki usia. Atau bisa juga diistilahkan antara wakil kaum millenial dan para petahana.

Di Lakea I, empat bakal calon (Balon) akan bertarung — jika tak ada aral melintang — pada Sabtu (16/10) dalam gelar Pilkades serentak Kabupaten Buol. Yang pasti, dari tiga Bakal Calon (Balon), satu merupakan petahana, yakni dinomor Balon urut 3, Iskandar Lanyumba namanya atau akrab dengan panggilan Luo. Petahana ini sebelum terpilih menjadi Kades Lakea I — satu periode — pernah menjabat sebagai Kepala Dusun (Kadus) II. Di nomor urut 2 nama Balonnya Mustakim atau yang biasa disapa Lou. Balon ini pun pernah menjadi anggota BPD Desa Lakea I. Sedangkan Balon nomor urut 4 yakni Darwis Daipatande alias Jengki, mantan anggota TNI yang kemudian terpilih menjadi Kades Lakea I periode sebelumnya.

Nah, tiga sosok tersebut berhadapan dengan seorang anak muda yang terpanggil untuk melakukan inovasi dan perubahan untuk kenajuan desa dan masyarakatnya. Ia adalah Zulfikar, SP, salah satu putera dari mantan Kades Lakea I (alm) Hi Datu Alam Mangkona masa Bupati Buol dipegang Drs H Abd Karim Hanggi, Apt.

Maju kali ini, Zulfikar Mengusung Visi : “Menyelaraskan pembangunan nasional secara berjenjang untuk kemajuan desa menuju kemandirian berlandaskan iman dan takwa (Imtak) bersimpul kejujuran.

Tiga dari 15 misi inovatif Zulfikar yakni, 1. Menjadikan masyarakat Desa Lakea I religius, beriman dan bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Menumbuhkan jiwa mandiri, menghormati budaya, saling menghargai keberagaman dalam bingkai Negara Kesatuan Rapublik Indnesia (NKRI).
3. Menjadikan Desa Lakea I dan masyarakatnya makmur secara ekonomi, sejahtera, mampu berswasembada atas daya dukung yang ada.

“Mohon doa restunya,” kata Zulfikar kepada CBN Jumat (15/10) malam.

Zulfikar sendiri berangkat dari pengalaman keremajaan organisasi oemuda desa. Selain itu Ipal — sapaan akrab Zulfikar — selama 12 tahun mengabdikan diri selama 12 tahun (2009 – 2013) sebagai honorer di Dinsos Kabupaten Buol. Juga selama tiga tahun di Bappeda Buol mulai tahun 2017 – 2020.

“Ini namanya tarung antara kaum milenial versus petahana. Mari kita dukung keempat Balon,” kata sumber CBN di Lakea I.

“Dengan tetap memohon Ridha Allah SWT, jika diberi amanah, maka saya siap mengembannya. Insyaallah jika saya mendapat mandat, akan menjadikan pemerintahan Desa Lakea I mendatang dengan segenap daya, mampu mensejahterakan lebih kurang 2.500 warga masyarakat yang ada. Memanfaatkan segenap potensi pertanian, perkebunan dan perikanan dari luas wilayah 5.190 meter persegi,” kata Zulfikar.

Sesuai jargon yang ia usung yakni gerakan perubahan, Ipal menitip pesan humanis, “Mari berdiri diantas kebenaran dan berjalan diatas kejujuran,”* jay

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed