HUT CBN ke – 8 Tanpa Tumpeng : Tetap Semangat

catatan : jaya marhum

Kendati tak bertema — dari sekadar rencana untuk satu Tumpeng saja untuk dimakan bersama — Hari Ulang Tahun (HUT) Cakrabhayangkaranews.com (CBN) ke 8, tiba juga.

Semula, helat itu
rencananya akan dibuat sesederhana mungkin namun tetap khidmat, di salah satu villa rekan, di Puncak Bogor.

Ya, Sabtu hari ini HUT CBN ke – 8, jatuh dan tetap saja istimewa. Sebab, dirayakan pada setiap tanggal 28 Oktober. Tergantung situasi dan kondisi, disemarakkan dalam berbagai warna.

Jujur, tanpa persiapan “serba”, “lebih”, “wah”, jor-joran ataupun tiup lilin diatas Cake, moment HUT CBN selalu saja tetap spesial. Mengapa? Haul (Hari Ulang Tahun – red) CBN menjadi istimewa, lantaran berbarengan dengan Tanggal Sakral HUT Sumpah Pemuda 28 Oktober yang diperingati sebagai nuansa bersejarah penduduk negeri ini yakni “Sumpah Pemuda”. Bahwa tekad Putra Putri Indonesia, mengaku Bertumpah Darah, Berbangsa dan Berbahasa Satu, Indonesia”.

Maka, tiada kata yang pantas keluar dari bibir setiap “Keluarga Besar” CBN — sekali lagi — selain mengucap syukur Alhamdulillah keharibaan Allah SWT, Tuhan Yang Pemurah, Pengasih, lagi Maha Penyayang, karena CBN tengah merayakan HUT-nya bareng HUT Sumpah Pemuda 28 Oktober.

Semua jajaran mulai dari “Teras”, Kaperwil, Biro hingga wartawan CBN secara berjenjang dimanapun berada larut penuh suka cita.

Kendati belum genap satu dekade, tapi catatan perjalanan menapaki usia 8 tahun, CBN telah melalui proses “boleh dikata” sudah agak panjang dalam lika-liku yang tidak instan.

Perjuangan untuk mengokohkan pondasi CBN dari nol hingga kini bisa berkibar, sungguh sebuah catatan sejarah terbangunnya manajemen CBN sejak 2015..

Story plus minus mengokohkan “kaki” CBN hingga bisa tetap kuat berdiri, sudah melalui fase demi fase.

Pasang surut — bahkan titik minus terbawah – suntuk sudah dilalui CBN dengan nakhoda dan personal tetap dan sebagian ada yang tergonta-ganti.

Pembaca budiman, dalam membangun CBN, ada lelah, peluh mengucur, sering begadang karena tuntutan tayang cepat, semua merupakan pengorbanan. Tenaga, pikiran, perasaan dan tentulah materi yang sudah tidak terhitung lagi berapa banyaknya dibalik sosok paling berjasa tanpa pamrih untuk membesarkan, berjuang untuk menjaga “kemudi” CBN agar tidak menabrak karang. Dialah Romi Marantika, sosok sederhana pendiri CBN dan kini duduk di posisi Pemimpin Redaksi.

Kendati dalam perjalanannya, memang CBN mengalami beberapa kali “pasang-copot” skuad. Tentulah itu hal wajar dalam sebuah wadah atau payung kebersamaan. Di sini, itu tak dapat disebutkan satu persatu.

Kembali pada semangat Sumpah Pemuda, idealnya momentum HUT ke – 8 CBN harus benar-benar dimaknai. Bagaimana semangat kekompakan terus dijaga, dalam upaya membangun CBN lebih baik lagi kedepannya.

Bukankah telah menjadi maklumat, ketentuan, kemufakatan dan komitmen bersama, Teras CBN & Redaksi sudah membuat patrum kepada jajarannya secara berjenjang. Bahwa menjaga soliditas, marwah dan nama, adalah “wajib hukumnya” dijaga dalam “Rumah Besar” yang juga selalu diistilahkan sebagai “Kapal CBN” dalam pelayarannya di tengah samudra pengabdian jurnalistik, membawa pesan-pesan pembangunan tanpa meninggalkan social control yang melekat.

Tataran Teras berharap, kekompakan, tenggang rasa, sopan santun serta tata krama untuk saling menghargai, Tepo Saliro, keakraban berbalut persaudaraan, harus senantiasa terjaga.

Mengapa? Karena diusia ke – 8, CBN berada ditengah-tengah persaingan tajam, kompetisi sehat dalam warna profesionalitas seprofesional “kuli berita” CBN yang terus digembleng dalam “Rumah Besarnya” untuk menjadi wartawan yang selalu membuat karya-karya unggulan, investigatif, menarik yang selalu dinantikan pembacanya. Semua itu butuh soliditas.

Kepada jajaran secara berjenjang, Teras juga berharap agar “kepatuhan” terhadap aturan internal Teras, harus selalu diingat. Seperti adanya kewajiban-kewajiban jajaran terhadap perusahaan. Selain peringatan agar menjaga selalu citra dan mengedepankan etika jurnalistik dengan baik, menjunjung UU Pokok Pers sehingga tidak.melanggar “rambu-rambu” aturan dalam setiap memuat berita. Selalu mengedepankan style cover both side, jurnalisme berimbang dalam menyajikan tayangan fakta dan informasi valid, data-data sebagai bahan pemberitaan, dari dua sudut pandang berbeda namun selalu balance.

Salam kompak berbalut persaudaraan. Selamat Ulang Tahun Media Nasional Cetak dan Online Cakrabhayangkaranews.com (CBN) dalam Universary spesialmu di Usia 8 Tahun.

“Ayo …. nyalakan selalu semangatmu wahai jajaranku. Gass Full untuk menghasilkan karya-karya bemutu dan selalu kompetitif!.* –

penulis adalah wartawan dan Wapemred CBN – bagian pertama

img 20250803 wa0029
Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *