Atas : H. Hadianto Rasyid
Palu, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) H. Hadianto Rasyid, akhirnya bergeming. Sikap diam, terkesan tak acuh dan bagai tidak menaruh peduli terhadap berita yang meluas soal dugaan asusila ASN/PNS Kota Palu, akhirnya “welcome”.
Hadianto yang dikonfirmasi CBN dan Media Inakor menyatakan terima kasihnya atas informasi tersebut. Hadianto mengaku sudah mendengar hal ini. Namun tetap masih bersikap hati-hati. “Informasi dan berita yang sudah tayang terkait dugaan asusila ASN/PNS lingkup Kota Palu, tetap dalam azas praduga tak bersalah,” katanya. Seperti sudah ditayang sebelumnya, oknum ASN/PNS Kota Palu, diduga adalah pasangan asusila pejabat eselon II provinsi. Berita tersebut sudah 12 kali penayangan, baru Wali Kota Palu yang merespon. Sementara Gubernur Sulteng H. Anwar Hafid belum dikonfirmasi langsung CBN, terkait sikapnya atas dugaan pejabat eselon II provinsi yang asusila — ditengarai — dengan si ASN/PNS Kota, yang beritanya sedang anda baca.
Kembali ke Wali Kota Hadianto Rasyid. Intinya katanya kan harus kuat. Lalu CBN mengatakan ada video dan foto-fotonya. CBN bahkan lebih spesifik mengarah pada posisi ruangan si ASN/PNS tidak lebih 50 meter dari Wali Kota. “Posisi si ASN/PNS dekat dari ruangan pak Wali,” gambar CBN. “Mana video dan foto-foto itu,” tanya Wali Kota yang menerima CBN secara empat mata di ruang khusus Rujab Wali Kota Palu, pukul 10.00 Wita pagi baru-baru ini. Wali Kota meminta ke CBN untuk melihat rekaman video, sambil. CBN berpesan, “Maaf pak Wali, ajudan pun tak boleh tahu. Ini privasi. ” “Baik,” kata Wali Kota.
Lantas jika itu benar, Wali Kota menyatakan akan berlaku tegas. “Saya lihat dulu. Apalagi ini kan masih praduga tak bersalah,” katanya.
Kecuali kata Wali Kota, fakta-faktanya sudah kuat. “Jika begitu, nah baru kita tindaki,” tukas Wali Kota.
Ia berjanji, kalau dugaan asusila itu jelas, pastilah akan ada tindakan. “Kalau itu jelas, pastilah tegas,” tukas Hadianto Rasyid.* jay







