Diduga Oknum Anggota DPRD Parigi Moutong – “Kecipratan” – Jual Beli Jabatan Kasek

Atas : Gedung DPRD Parigi Moutong

Palu, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Misteri dugaan jual – beli jabatan Kasek (Kasek) di Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng), perlahan sedikit mulai terbuka. Ya, kemungkinan siapa-siapa yang diduga “mendapat” bagian dari cerita “jual – beli” jabatan Kasek, muncul satu persatu.

Informasi yang diperoleh CBN, selain dugaan tiga oknum anggota dewan, satu Kabid di salah satu OPD juga terikut dalam malah ini. Sumber juga menyebut, ada dua lainnya masuk pusaran dan konon sudah menerima aliran dana dugaan jual beli jabatan Kasek iti Info lain menguatkan, saatnya ada yang nyeletuk ke salah satu dari tiga anggota DPRD yang ditengarai terlibat dengan guraua — “Pak Ketua, bagi dulu itu — (maksudnya — red) uang yang didapat dari dugaan jual beli jabatan Kasek.” Dijawab, sedangkan ini sudah dibagi tujuh.”

Itu sebab, sumber berkesimpulan tetap dengan dugaan bahwa memang uang dugaan jual – beli jabatan Kasek itu sudah mengalir. “Satu dari dari anggota DPRD itu yang sempat bilang, ada yang dibagi tujuh,” tukas sumber.

Nah — sekali — iui “bagi tujuh” inilah yang menjadi salah satu tujuan CBN untuk melakukan konfarmasi langsung dengan ARN, IRF dan CAN. Agar ketiganya diberi kesempatan dan ruang untuk “menjawab” — dugaan menerima atau tidak menerima bagian jual beli jabatan kepala sekolah.

Sayang, tiga anggota DPRD Parimo yang ditengarai terikut dalam persoalan ini, ARN, IRF dan CAN. Ketiganya malah bersikap tak acuh.

CBN telah mencoba menghubungi CAN belum lama ini untuk konfirmasi.
Namun panggilan bernada dering itu, tak ditanggapi, tak digubris. beberapa waktu lalu saat persoalan ini mulai ramai. Maksudnya, CBN sudah memberi ruang kepada ARN, IRN, CAN untuk menjawab soal dugaan “bagi-bagi” itu dengani argumen pas — jika boleh — apa yang mereka ketahui seputar “bagi membagi”, tak7h usah ditutupi. ” Ya, supaya semuanya jadi jelas,” ucap sumber.

IRF — salah satu — anggota DPRD Parimo yang sudah dihubungi wartawan baru-baru ini dan sempat terbangun komunikasi dan IF deal untuk bertemu. Tapi chat terakhir dari IRF kepada si jurnalis hanya berakhir dikata, “Insyaallah.”

Kasi Penkum Kejati Sulteng Laode Abdul Sosial, SH, MH yang baru-baru ini dikonfirmasi CBN terkait dugaan jual beli jabatan Kasek di Parigi Moutong menyatakan, laporannya sudah masuk. “Laporannya sudah masuk dan masih ditelaah,” kata Sofian.* jay

img 20250803 wa0029
Share :

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *