50 Persen CJH Jombang Sudah Lansia, Kemenag Minta Keluarga Cari Pendamping

CBN, JOMBANG – Calon jamaah haji (CJH) kategori lansia tahun ini harus bisa mandiri. Sebab, pemerintah menghapus kebijakan penggabungan suami/istri, maupun penggabungan anak/orangtua. Padahal, tercatat ada 50 persen atau separo jamaah lansia.

”Ya sesuai kebijakan pemerintah pusat, tahun ini tidak ada penggabungan suami/istri dan anak/orang tua sepertai tahun sebelumnya,’’ ujar Muhajir Kepala Kantor Kemenag Jombang kemarin.

Berangkat dari kebijakan tersebut, pihaknya mengimbau pihak keluarga segera mencarikan pendamping bagi CJH lansia khususnya yang memiliki kendala fisik. Tentu saja, pendamping tersebut adalah jamaah yang memiliki kuota keberangkatan haji tahun ini.

”Sesuai dengan tagline haji 2023, yakni Haji ramah lansia dan berkeadilan. Artinya tahun ini tidak ada batasan usia, sehingga lansia diperbolehkan berangkat. Kemudian, berkeadilan artinya, yang berangkat haji adalah yang memiiliki kuota keberangkatan 2023.

Upaya pendekatan ke pihak KBIHU untuk menyampaikan kebijakan pemerintah tersebut kepada keluarga CJH lansia, sudah dilakukan. Harapannya, sejak awal pihak keluarga sudah mencarikan pendamping dari jamaah sendiri. ”Jadi segera mencarikan pendamping kepada jamaah lansia masing-masing,’’ jelas dia.

Dia menegaskan, total ada 50 persen jamaah lansia dari total 1.210 CJH Jombang yang masuk kuota keberangkatan tahun ini.

”Karena keberadaan pendamping bagi jamaah lansia di sana (Arab Saudi, Red) sangat penting. Khususnya yang sudah benar-benar lansia dan membutuhkan pendamping saat menunaikan rukun wajib haji,’’ paparnya.

Dengan begitu, jamaah lansia nanti tetap mendapat pendampingan saat melaksanakan ibadah haji.

”Kami berharap pihak keluarga dipertemukan kepada calon pendamping serta membicarkan kondisi masing-masing jamaah, mulai kebutuhan, kondisi kesehatan dan lain-lain,’’ jelas Muhajir.

Selain itu, pihaknya juga melibatkan semua petugas kloter dan petugas kesehatan haji. Pihaknya secara khusus meminta persiapan petugas lebih maksimal, terutama kebutuhan perawatan jamaah lansia.

”Kita jelaskan, kondisi jamaah kita banyak yang lansia, agar mereka bisa mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal,’’ pungkasnya. ( Andi CBN )

img 20250803 wa0029
Share :

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *