screenshot 20240505 172457 1
screenshot 20240505 172453 1
screenshot 1

Tolitoli, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN)Nekad menjadi kurir sabu, janda muda diringkus Tim Opsnal Satnarkoba Polres Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Dari identitasnya diketahui, pelaku M (36) warga Desa Salumbia, Kecamatan Dondo, Kabupaten Tolitoli, dibekuk di jalan Trans Sulawesi, Desa Buga, Kecamatan Ogodeide.

Penangkapan dipimpin langsung Kasat Narkoba Polres Tolitoli IPTU Herman Yoseph bersama KBO Opsnal IPDA Sutiman dan Anggota Tim Opsnal.

Kapolres Tolitoli melalui Kasi Humas Polres Tolitoli IPTU Budi Atmojo mengungkapkan, tersangka M ditangkap pada 30/4/2024 sekira pukul 22.30 Wita, saat melintas di Jalan trans Sulawesi Desa Buga, Kecamatan Ogodeide, hendak mengantar narkoba jenis sabu ke Palu. M tidak berkutik saat ditangkap lantaran didapati narkoba jenis Sabu

“Saat dilakukan penggeledahan yang disaksikan oleh warga setempat, didapati Narkotika jenis sabu di dalam kemasan plastik warna merah tulisan Cina seberat 1022 Gram,” kata Kasihumas Polres Tolitoli.

Pengungkapan ini dilakukan setelah melalui penyelidikan Tim Opsnal Satnarkoba Polres Tolitoli. Kesimpulkan tertuju pada M (36) seorang wanita yang bersttus janda terlibat dalam peredaran narkotika jaringan Kalimantan-Sulawesi yang dikendalikan oleh seorang warga kota Palu berinisial A,” tambah KBO Satnarkoba Polres Tolitoli, Ipda Sutiman.

Saat di interogasi, tersangka M mengaku bahwa narkotika jenis eabu tersebut ia jemput dari Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara). Barang akan dibawa ke kota Palu — ibukota Sulteng — atas perintah A seorang warga Kota Palu. Pelaku dijanji diberi upah 15 Juta rupiah dalam sekali antar. Tersangka M sudah menerimah upah 1 juta rupiah sisanya 14 juta rupiah akan diberikan setelah tiba di kota Palu,” unngkap Sutiman.

Diketahui, dalam menjalankan aksinya, tersangka M mengakui empat kali mengantar narkoba jenis Sabu dari Tarakan ke Kota Palu, tiga kali lolos. Namun keempat kalinya aksinya sang janda untuk mengantarkan sabu, berhasil digagalkan Tim Opsnal Satnarkoba Polres Tolitoli.

Tersangka M (36) bersama barang bukti (Babuk), 1022
gram sabu diamankan di Mapolres Tolitol. Tersangka dijerat dengan Pasal 112 dan pasal 114 UU Ri Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Keberhasilan Satnarkoba Polres Tolitoli dalam menggagalkan peredaran sabu yang bernilai sekitar 1,5 Milyar rupiah itu, dapat menyelamatkan sekitar 10 ribu orang generasi bangsa dari bahaya narkoba.

Pengungkapan sabu ini merupakan bukti nyata komitmen Kapolres Tolitoli AKBP Bambang Herkamto dalam memberantas peredaran barkoba. Sehingga tidak ada tempat dan ruang bagi para pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Tolitoli

“Kami berkomitmen untuk terus memerangi peredaran Narkoba di Kabupaten Tolitoli,” tegas Sutiman.* alm

Share :