img 20240502 wa0199

CBN, PangkalpinangSebuah aksi nyata dalam mendukung penegakan hukum terhadap kekerasan terhadap wartawan terjadi ketika perwakilan organisasi profesi dan perusahaan media berkumpul untuk beraudiensi dengan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Tornagogo.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh kehangatan, Rikky Fermana, Penanggungjawab Kantor Berita Online Bangka Belitung (KBO Babel), memaparkan pentingnya tindakan tegas terhadap pelaku kekerasan terhadap wartawan, serta oknum wartawan yang menyalahgunakan profesinya untuk tindak pidana pemerasan saat menjalankan tugas jurnalistik.

img 20240502 wa0198
img 20240502 wa0198

“Kehadiran kami sebagai masyarakat pers yang mewakili beberapa organisasi profesi dan perusahaan media dalam rangka memberi dukungan dan apresiasi kepada Polda Babel dan jajarannya agar tidak ragu-ragu untuk melakukan tindakan hukum yang tegas terhadap pelaku kekerasan kepada wartawan, dan juga terhadap oknum wartawan yang memanfaatkan profesinya melakukan tindak pidana pemerasan saat melaksanakan tugas jurnalistik.” Kata Rikky.

Pertemuan ini merupakan langkah konkret dalam mendukung penegakan hukum terhadap kasus kekerasan terhadap wartawan di Desa Lubuk, Kabupaten Bangka Tengah.

img 20240502 wa0195
img 20240502 wa0195

Rikky Fermana menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolda Kepulauan Bangka Belitung atas sambutan hangat dan tanggapannya terhadap audiensi perwakilan media.

Kapolda Irjen Pol Tornagogo menyambut baik masukan dan informasi yang disampaikan perwakilan media terkait dua peristiwa kekerasan terhadap wartawan.

Dalam pernyataannya, Rikky juga menegaskan penghargaannya terhadap langkah-langkah yang telah diambil oleh Kapolda dan jajaran dalam menindaklanjuti proses penyelidikan terhadap kasus-kasus kekerasan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan bapak beserta jajaran dalam menindaklanjuti proses penyelidikan peristiwa kekerasan terhadap wartawan, kami berharap dengan penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku kekerasan terhadap wartawan maupun kepada oknum wartawan, memberi pelajaran yang berharga bagi mereka yang melakukan perbuatan melanggar hukum,” ujar Rikky Fermana yang juga Ketua DPD Pro JurnalisMedia Siber (PJS) Babel.

Kapolda Irjen Pol Tornagogo menjelaskan bahwa kasus kekerasan terhadap wartawan di Desa Lubuk, Kabupaten Bangka Tengah, saat ini sedang dalam proses penyelidikan dan akan tetap ditindaklanjuti.

“Saat ini Polres Bangka Tengah sudah saya perintahkan untuk melakukan penyelidikan dan memprotes, dalam kasus ini pelaku bisa kita jerat pasal 170,” tegas Kapolda Babel.

Pertemuan antara perwakilan organisasi profesi dan perusahaan pers dengan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung tidak hanya membahas kasus-kasus kekerasan terhadap wartawan, tetapi juga berbagai aspek dinamika perkembangan dunia pers.

Mulai dari pembahasan tentang undang-undang Pers hingga Kode Etik Jurnalistik sebagai pedoman bagi seorang jurnalis dalam melaksanakan tugasnya di lapangan.

Dalam suasana yang penuh dengan diskusi dan sharing pendapat, pertemuan tersebut dihadiri oleh Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Tornagogo, Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung Kombes Pol Jojo Sutarjo, Dir Krimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung, serta perwira lainnya.

Perwakilan organisasi profesi dan perusahaan pers, Rikky Fermana Ketua DPD Pro JurnalisMedia Siber (PJS) Babel, Vito Sarbulan Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Babel, Meyres Kurniawan Ketua Aliansi Wartawan Muda Bangka Belitung (Awam Babel), Endi Normansyah Ketua DPW Peraturan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Babel, Ibrahim Ketua DPD Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi (PJID) Babel dan Bang Doi perwakilan Journalis Bangka Belitung Bergerak (Jobber) Babel.

Audiensi ini diakhiri dengan momen pengambilan foto bersama sebagai tanda kesatuan dalam mendukung penegakan hukum dan kebebasan pers.

Pertemuan ini mencerminkan kolaborasi yang erat antara pihak kepolisian dan media dalam upaya menjaga keamanan dan kebebasan pers.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan kasus-kasus kekerasan terhadap wartawan dapat ditangani secara efektif, dan pelajaran berharga dapat diperoleh bagi mereka yang ingin menyalahgunakan profesi jurnalistik untuk kepentingan pribadi atau kelompok. (KBO Babel)

Share :