Surabaya, CBN – Tiga rumah di Surabaya, tepatnya di Kenjeran, ludes terbakar akibat dilalap jago merah, Sabtu (02/09/2023) malam. Diduga, kebakaran ini terjadi akibat korsleting listrik. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Sebagai informasi, Amin (25), yang merupakan salah satu warga di Desa Kenjeran, mengatakan bahwa, api yang membakar tiga rumah itu, sempat melahap toko bangunan yang ada di belakangnya.
Beruntungnya, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan (DPKP) Kota Surabaya, berhasil memadamkan api tersebut. Tak hanya itu, Amin juga menjelaskan sedikit perihal kejadian yang dialami di wilayah itu.
“Jadi, lampunya sempat konslet, terus mati. Nah, sesudah kejadian itu, tiba-tiba saja muncul asap putih dari salah satu rumah,” ujarnya.
Lebih lanjut, petugas Damkar, menerjunkan 17 unit mobil pemadam kebakaran untuk mengatasi hal tersebut. Namun, karena akses jalan itu kecil, dirinya langsung memadamkan api dari galangan di belakang rumah. Pada akhirnya, api dinyatakan padam dan suasana sudah kondusif, pada pukul 21.53.
Kepala DPKP Surabaya, yakni Dedik Irianto, menjelaskan kegiatannya, melalui kalimatnya.
“Saat kami datang, api itu sudah membesar dan melahap 3 rumah. Jadi, prioritas utama kita adalah mencegah api, agar tidak merambat ke bangunan yang lain,” ucapnya.
Perlu diketahui, titik api bermula dari salah satu rumah warga, yang akhirnya merambah ke tiga rumah lainnya. Berangkat dari keadaan itu, warga sempat berusaha memadamkan api. Namun, api terus membesar dan membabat habis tiga rumah dalam waktu 30 menit.
Meski demikian, beruntungnya kejadian ini tidak menyebabkan korban jiwa.
“Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, untuk penyebab kebakaran, saya menduga bahwa hal itu berasal dari korsleting. Tapi, lebih jelasnya, nanti teman-teman Kepolisian yang akan memastikannya,” tutup Dedik.
Diyan CK – CBN
Editor: R.A – CBN







