
Palu, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Panitia Qurban Hari Raya Adha 1447 Hijriyah – 27 Mei 2026 Masehi, umumnya berjalan lancar diberbagai sudut Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Demikian di Masjid Alkautsar, Kompleks Perumnas Silae, Kecamatan Ulujadi.
Panitia qurban di Masjid Al-Kautsar, menyembelih enam ekor sapi dan menyalurkan dagingnya ke penerima dalam 400 paket. 100 paket daging qurban diantaranya, khusus diberikan kepada kaum dhuafa di Silae Atas dan sekitarnya.
Enam ekor sapi berasal dari enam kelompok yang tahun ini berhajat qurban dan difasilitasi ta’mir masjid Al-Kautsar. Sapi-sapi tersebut, disembelih di lapangan Kelompok Senam Jantung Sehat (KJS) yang letaknya persis di belakang masjid sebelah timur.

Kepada CBN, Rabu (27/5/2026) Ketua Panitia Qurban Masjid Al-Kautsar Suleman Mustafa menjelaskan, setiap momen Idul Adha, pengurus Masjid Al-Kautsar mengajak jamaah untuk membentuk kelompok qurban. Setiap kelompok terdiri dari tujuh orang. “Seperti Idul Adha tahun lalu, sapi yang dihajatkan sebanyak lima ekor. Daging qurbannya juga kami salurkan kepada yang berhak yakni kaum dhuafa wal masakin dan juga untuk warga kompleks,” jelas Suleman.
Penyembelihan sapi qurban Masjid Al-Kautsar ungkap Suleman, dimulai pukul 09.00 WITA berakhir hingga jelang Shalat Duhur. Setelah shalat usai panitia dan semua yang terlibat makan siang di Kafe Sampesuvu — bersebelahan — dengan Masjid Al-Kautsar, pengemasan 400 kantong dilakukan.

Dikesempatan yang sama Wakil Ketua Panitia H. Subagyo mengatakan, daging qurban sebanyak 300 paket mulai dibagikan kewarga setelah selesai dikemas. Dengan membawa kupon yang sudah dibagikan oleh panitia, dibantu beberapa Ketua RT (Rukun Tetangga) sebelumnya, warga warga sudah mulai berdatangan mengambil daging qurban. “Sementara 100 paket, kami antarkan kepada kaum dhuafa di Silae Atas dan sekitarnya,” tutur Subagyo.

Kemarin, panitia menunggu kedatangan warga yang memegang kupon untuk pengambilan daging qurban hingga kupon kembali ketangan H. Irianto selaku anggota panitia. “Beginilah bila ingin cari pahala. Kendati berat, tetap kita jalani dengan iklas,” tukas Subagyo yang masih setia hingga jelang Magrib, menunggu kedatangan warga untuk mengambil bagiannya.
Selain panitia inti dan anggota, sejumlah warga kompleks menjadi partisipan. Catatannya sbb : H. Irianto, Rudi, Sapri, Maslanang sebagai anggota. Sementara partisipan, Aras Ambotang, Aba Hamid, Mustafa, Baharudin, Aspin, Suhandi, Syuaib, Tibe Dg. Maserang, Malik, Arsyad K. Dola, Teguh, Masdar, Moh Nur Said, Taufan, Masdar dan Basri serta sejumlah nama yang tidak sempat disebutkan satu-satu. Dimomen qurban Sound Edi Irianto, mengiringi lantunan tahmid.

Dua dari enam sapi qurban berasal dari Desa Kabonga dan yang dimediasi salah satu anggota panitia, Abd. Rahman Paduai.
Petugas penyembelihan dan penguliti nampak bekerja dengan semangat tinggi hingga enam sapi kurban sudah terbagi dalam 400 kantung paket kresek. “Alhamdulillah, semua kami di sini kompak bekerja. Sehingga sapi qurban cepat selesai dipaketkan,” tukas Irsan alias Punda, salah satu petugas penguliti.

Foto 6
Bagi yang tidak sempat mendapat kupon, panitia tetap menyiapkan paket cadangan. Begitulah. Wargapun tetap kembali ke rumah dengan senyum dan rasa puas, sambil memboyong kantongan.* jay





