Tampilan depan Mako Polsek Moutong, Polres Parigi Moutong
Moutong, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Dalam mengaplikasi program Polri Presisi di wilayah hukumnya, Polsek Moutong, Kabupaten Parigi Motong (Parimo), Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mencoba memadukan komitmen Kapolri dengan program-program Polri di daerah.
Demikian Kapolsek Moutong AKP. Suradi, S.Sos kepada CBN baru-baru ini, terkait penerapan program dan komitmen Polri Presisi sebagai pelindung, pengayom dan.pelayan mayarakat.
Seperti yang sudah ia lakukan selama ini kata AKP. Suradi, terus mendekatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan potret polisi yang humanis . Juga telah dilakukan penataan tampilan Mako Polsek dengan baik. Seperti pagar tembok depan Mako Polsek Moutong yang lebih dipergagah sehingga tampilannya menarik.

Yang juga dioptimalkan jajaran Polsek Moutong adalah, mengenalkan program Polri dan anggota Polsek kepada masyarakat pada setiap kesempatan. Sehingga program Polri secara berjenjang dapat teraktualisasi, sekaligus mengenalkan jajaran Polsek Moutong agar menjadi lebih dekat dan dikenal masyarakatnya. Salah satu upaya itu, seperti pada momen Jumat Curhat. “Disitu, kami bukan hanya menerima curhatan masyarakat, tapi juga juga menyampaikan imbuan dan ajakan Polri. Seperti menjaga bersama kondisi Kamtibmas dan soliditas serta membangun komunikasi yang baik. Ya, sekaligus mengenalkan jajaran,” ungkap Suradi.
Polri Presisi saat ini sebut Suradi sudah menjadi sebuah kebutuhan. Menurut Suradi, komunikasi yang baik dan kedekatan dengan masyarakat, sangat membantu tugas kepolisian. Misalnya, masyarakat mengetahui suatu kejadian, maka akan tidak segan melaporkannya kepada anggota kepolisian.
Bagaimana dengan Jumat Curhat? “Jumat Curhat buat seluruh Polsek, juga sudah menjadi wajib hukumnya sebagai interaksi positif Polri dan masyarakat. Kami juga punya da’i dan khatib,” ungkap AKP Suradi.
Pihaknya juga kata Suradi, berkomitmen terhadap perintah Kapolri yang saat ini masih diterapkan. Antara lain, seperti penguatan penanganan konflik sosial.
Berupaya terus, meningkatkan kualitas pelayanan publik Polri. Serta, mewujudkan pelayanan publik Polri yang terintegrasi.
Delapan komitmen Kapolri pun tetap disesuaikan dengan kondisi wilayah yakni antara lain, meningkatkan sinergitas dan soliditas TNI-Polri.
Senantiasa menampilkan kepemimpinan yang melayani dan menjadi teladan.

Ada pula program dari Kapolres Parimo AKBP. Yudi Aryo Wiyono, S.IK
yang sudah berjalan yakni Program 3 Ayo. Secara umum “3 Ayo” bermakna baik bagi pribadi setiap personel.
Untuk Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Moutong bagaimana? Secara umum gambar Suradi, kondisi Kamtibmas kondusif terkendali. Cuma di Moutong pesisir — tetapi ini tetap diatasi dan dipantau — yakni pemboman ikan atau illegal fishing. “Kami sudah koordinadikan dengan Satpol Air di Plres Parimo untuk illegal fishing itu,” tukas AKP. Suradi.* jay







