Atas : Ir. H. Imran Usman, ST, MM – Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Bunta

Bunta, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Sebagai mantan jurnalis di Sulawesi Selatan (Sulsel), ia faham betul
Bahwa tanpa ekspos, sesuatu tidak bakal diketahui khalayak. Begitupun — tentunya — profil untuk melihat dari dekat kerja dan kinerja
Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Bunta,
Sulawesi Tengah (Sulteng). Menjadikan gar pelabuhan dapat berfungsi sebagai simpul distribusi utama bagi masyarakat yang memanfaatkan jalur laut dari dan ke tujuan, melalui pintu Pelabuhan Bunta.
Untuk mengetahui itu, belum lama ini CBN menyambangi Pelabuhan Bunta dan diterima Ir. H. Imran Usman, ST, MM, selaku Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Bunta.
Bagaimana resep memelihara dinamika dan kondisi yang kondusif dilingkup kerja Kantor Unit Penyekenggara Pelabuhan Kelas II Bunta?
Menurut Imran kepada jajarannya bahwa keberhasilan kerja di institusi kepelabuhanan, adalah pelayananan. Maka itu, ia selalu menekankan bahwa pelayanan maksimal dan prima haruslah diutamakan. “Kerja kita di sini bisa dinilai baik, jika pelayanan yang diberikan dan pengguna jasa terlayani dengan bai pula,” kata H. Imran Usman. Pelayanan terbaik sebut Imran, tanpa pamrih dan tidak mengharapkan sesuatu atau imbalan. “Memang di sini, butuh kesabaran saat melayani di lapangan,” paparnya.
Imran Usman menggambarkan repotnya saat mengakomodasi para penumpang. Saat itu, kesibukan melayani orang-orang yang akan berangkat maupun mengakomodasi penumpang yang datang. Begitulah.
Bertugas di lapangan, berpanas ria mengatur orang banyak — termasuk para Tenaga Kerja Bongkar Muat — atau TKBM serta mengatur muatan yang akan diturunkan dan juga yang dinaikkan ke atas kapal, merupakan tantangan tersendiri yang membutuhkan kesabaran. “Inilah tuntutan pekerjaan yang harus dilaksanakan jajaran dengan ikhlas. sehingga perlu dipahami masyarakat,” kata Imran.
Semua ini tambah Imran, kuncinya bermuara kepada keikhlasan. Akumulasikanlah senyum, sapa, kerapian dan keramahan serta sihap humanis, saat melakukan pelayanan. “Itu merupakan modal yang harus dimiliki jajaran yang ada di Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Bunta,” tukas H. Imran Usman. Bravo!.* jay







