Atas : Savana dan Hutan Pinus Lore Peore Dilalap Si Jago Merah
Palu, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Padang savana dan hutan pinus di Desa Watutau, Dataran Napu, Kecamatan Lore Peore, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), dikabarkan terbakar.
Info yang sampai di meja Redaksi CBN Senin (4/9/2023) siang, mendeskripsikan — namun belum terlalu jelas — soal penyebab kebakaran tersebut. Tapi diperkirakan luas areal yang terbakar sudah kurang lebih 100 Ha.

Kepala Seksi (Kasi) KLHK Direktorat Jendral Pengendalian Perubahan Iklim, Balai Pengendalian Perubahan Iklim Wilayah II Sulawesi Palu, (Sulteng) Sollu Batara S,Hut, MHya yang dihubungi CBN, Senin (4/9/2023) siang membenarkan kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Watutau, Dataran Napu. Sollu juga tanpa menunda waktu langsung menghadiri rapat di Kantor BPBD Sulteng “Benar kebakaran di Desa Watutau. Saat ini saya tengah menuju rapat dengan pihak BPBD Sulteng terkait itu,” balas Sollu Batara dari telefon selularnya kepada CBN.

Lukman mengatakan bahwa sumber api belum diketahui jelas. Dan, Kades Watutau Kusnan Sahroni sudah menyurat ke Balai Pengendalian Perubahan Iklim Wilayah II Sulawesi Palu.

Menurut Lukman ia sudah menugaskan Steven selaku Kepala Resort Vi yang membawahi areal yang terbakar untuk turun ke lokadi. Steven selain sebagai Kepala Resort Vi, juga selaku Penyuluh KPH Sintuwu Maroso. “Kades Watutau Kusnan Sahroni telah melayangkan suraat ke Balai Pengengendakian dan Perubahan Iklim Sulawesi II di Palu. Ya, untuk memohon petunjuk dan bantuan jntuk langhah-langkah taktis. Sementara kami tetap berkoordinasi dengan petugas di lapangan,” kata Lukman.
CBN yang menghubungi Kepala Resort VI Steven via handphone (HP) nya, memperoleh tambahan informasi. Bahwa kebakaran terjadi di dekat Poris jalan Poso – Napu. Saat dihubungi Steven lagi memburu waktu untuk menuju lokasi. Saat CBN menghubungi HP Steven agak bagus menerima sinyal, pada posisi di ketinggian. CBN berhasil memperoleh informasi atas info yang disampaikan penduduk, kebakaran yang terjadi sejak Sabtu (3/9/2023) petang kemarin. Diestimasikan– sekali lagi — luas areal yang terbakar dan melumat savana serta hutan pinus diperkirakan mencapai sekitar 100 Ha. “Hutan pinus tersebut berada di areal savana. Jadi savana dan hutan pinus inklud dalam lahan yang sama,” ungkap Steven.

Dari foto-foto yang diterima Redaksi CBN dari wartawan CBN Darmasita S, terlihat kebakaran dengan kepulan asap tebal, sebagian berada diantara lereng jika dilihat dari ketinggian. Dalam foto lain, terlihat pula seseorang lagi memegang alat mirip.jet shooter dan tengah memainkannya. Di foto satu lagi, orang tersebut tengah menyaksikan kebakaran dari.ketinggian dengan gusar, setelah usai memompakan jet shooternya.
Hingga berita tayang, infomasi susulan dari.lokadi.masih ditunggu CBN.* jay







