Atasi Stunting! Babinsa Jombang bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, Gelar Penyuluhan dan Pemberian Nutrisi Tambahan!

Jombang, CBN – Kodim 0814/Jombang dan Dinas Kesehatan Kab Jombang, menggelar kegiatan penyuluhan tentang Gizi Stunting dan pemberian nutrisi tambahan kepada anak asuh stunting.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dandim dan Danramil di wilayah Jajaran Kodim 0814 Jombang, pada hari Senin, 28 Agustus 2023, di Aula Makodim 0814/Jombang.

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka membantu mempercepat penurunan angka stunting di wilayah Kabupaten Jombang. Di samping itu, kegiatan tersebut juga digunakan untuk menunjukkan tanggung jawabnya sebagai Danramil.

img 20230828 wa0071

Tak hanya itu, kegiatan itu juga bertujuan untuk mengevaluasi dan melakukan penguatan pendampingan TPK di Kabupaten Jombang.

Sementara itu, materi yang disampaikan diantaranya, yakni mengenai peran dan fungsi Bapak asuh; mekanisme Pendampingan oleh TPK; serta evaluasi dan penguatan TPK; yang disampaikan oleh para narasumber, salah satunya yakni Dr. Wahyu, selaku Kabid Kemses.

Dandim Jombang, yakni Letnan Kolonel Kav Devid Eko Junanto S.I.P., dalam sambutannya, memberikan sambutan positif atas kegiatan tersebut. Beliau menyampaikan bahwa, stunting bukan hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan dan PPKB saja, akan tetapi, hal ini menjadi tugas bersama, termasuk Kodim 0814/Jombang.

img 20230828 wa0069

“Atas nama Kodim 0814 Jombang, Saya mengapresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan Penyuluhan Gizi, dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Jombang,” tutur Dandim Jombang, Letnan Kolonel Kav Devid Eko Junanto S.I.P.

Menurutnya, hal ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendampingan, yang dilakukan oleh TNI, Khususnya Kodim 0814/Jombang. 

Beliau harap, melalui kegiatan ini, hal ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan pengetahuan, serta dapat menjadi motivasi untuk TPK, agar bisa melakukan pendampingan yang lebih baik. Sehingga, nantinya, baik target nasional, maupun target zero, terkait stunting di Kabupaten Jombang, bisa tercapai.

“Pada akhir tahun 2022, prevalensi stunting Provinsi Jawa Timur, yakni sekitar (23,5%). Lalu, pada tahun 2023, turun menjadi (19,2%), menurut survei status gizi Indonesia. Sedangkan, di Kabupaten Jombang, dari yang semula (21,2%), naik menjadi (22,1%) pada tahun 2023,” papar Dandim Jombang, Letnan Kolonel Kav Devid Eko Junanto S.I.P. 

Andi – CBN

Editor: R.A – CBN

img 20250803 wa0029
Share :

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *