Ngawi, CBN – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Karangjati, Serka Satria, melatih ketrampilan pencak silat kepada generasi muda di lapangan Desa Karangjati, Kecamatan Karangjati, Kab Ngawi, Rabu (23/8/2023).
Pelatihan bela diri tersebut digelar dari 5 Organisasi Pencak Silat yang ada di wilayah Karangjati, guna menciptakan kerukunan antar perguruan pencak silat.
Serka Satria mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan tuk mengalihkan perhatian para generasi muda yang belakangan ini terpengaruh dengan sisi negatif medsos. Sehingga, mereka lebih mengikuti budaya barat, daripada menjaga tradisi kerukunan sesama bangsa sendiri.

“Seni beladiri silat merupakan warisan, sekaligus salah satu jati diri bangsa Indonesia yang harus kita lestarikan. Banyak nilai positif yang terkandung di dalamnya. Selain bermanfaat untuk kesehatan, pencak silat juga mengajarkan tentang etika, sopan santun, dan disiplin. Sehingga, hal ini cocok untuk generasi muda dalam menangkal kenakalan remaja dan sebagainya,” ujar Satria.
Menurut keterangan Beliau, pencak silat tersebut diikuti oleh 50 orang remaja yang masih duduk di bangku sekolah.
“Jumlah ini semakin bertambah, dari yang awalnya hanya 20 orang saja pada awal bulan, lalu berkembang hingga mencapai 50 orang, dengan jadwal latihan sebanyak tiga kali seminggu. Saya harap, jumlahnya akan terus bertambah,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat, yakni Bapak Anang, mengapresiasi kepedulian Babinsa kepada generasi muda di tengah-tengah kesibukannya dalam menjalankan tugas sebagai pembina desa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang telah meluangkan waktunya untuk mendidik remaja di kampung ini. Kami semua senang dengan adanya kegiatan yang terarah untuk para remaja. Saya harap, kegiatan ini dapat membuat mereka lebih baik, sehingga, hal ini dapat menghilangkan hal-hal negatif dalam diri mereka,” ujarnya.
Pudi – Pendim (0805)
Editor: R.A – CBN





