Atas : RUSLI MOIDADY, ST, MT
Bawah : Wabup – SERFI KAMBEY

Salakan Bangkep, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) –
Ketika Banggai Kepulauan (Bangkep) lahir dan menambah jumlah kabupaten di Sulawesi Tengah (Sulteng), 3 Nopember 1999 — 26 tahun lalu —
banyak yang pesimistis. Bisakah setelah lepas dari Banggai sang induk dan berdiri sendiri, Bangkep benar-benar bisa mandiri? Dua dekade lebih perlahan pasti, itu terjawab.
Kekosongan jabatan Bupati Bangkep tahun 2022, bagai sebuah gayung bersambut bagi seorang Sekretaris Daerah (Sekda) yang familiar lagi bertangan dingin yang terpilih sebagai Bupati Bangkep keenam, lewat Pilkadabup Bangkep 2024 lalu. Dialah Rusli Moidady, ST, MT yang dilantik pada 20 Februari 2025, menggandeng Serfi Kambey seorang politikus, wiraswastawan dan pengusaha asal Bangkep
Rusli sosok pejabat yang tidak berbakat menumpuk kekayaan. Kini ia memimpin, daerah ber – wieuw indah tak kalah dengan Raja Ampat — yang memiliki potensi sumber daya alam beragam, di darat maupun di lautnya. Bangkep juga kaya akan potensi bernilai jual tinggi lainnya. Ada perikanan, pertanian, perkebunan, dan pertambangan.
Wilayah lautnya yang luas, kaya akan ikan, udang, rumput laut, dan mutiara, serta menjadi bagian dari Segitiga Terumbu Karang dunia. Selain itu, Bangkep dikenal memiliki potensi karst dengan deposit menjanjikan.
Sebelum menjadi Bupati devenitif, Rusli adalah Plh Bupati Bangkep setelah selesainya masa tugas Pj. Bupati Bangkep, Irsan Nursin.
Kini ditangan Rusli Moidady harapan Bangkep Bangkit, digantungkan. Harapannya tentulah, Bangkep kian menggeliat dan makin maju. “Kami tengah menata semuanya agar lebih baik, beri kesempatan,” kata Rusli Moidady saat ditanya CBN, Selasa (22/7/2025).
Dalam menata daerahnya, gaya Rusli beda. Untuk menggenjot perubahan, ia all out. Ini pola yang tak henti ia lakukan untuk memberi ingat dan mensupor seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Itu dilakukannya tidak hanya di rapat, namun setiap pekan ia lakukan — bergatian dengan Wabup, Sekda atau Asisten — menyampaikan pesan-pesan pembangunan pada apel gabungan OPD yang dihelat pada setiap Senin. Arahan-arahannya bernada ajakan. Penekanan-penekanannya, menyasar skala prioritasvyang selalu ia sampaikan, sebagai “warning”.
Pada apel Senin (21/7/2025) di alun-alun Kantor Bupati Bangkep, lokasi perkantoran Bukti Trikora. Senin kemarin, Rusli mengajak jajarannya untuk mengedepankan kerja dan kinerja yang baik. Bahwa sumber daya keuangan haruslah dimanfaatkan seefisien mungkin. Gali terus potensi daerah guna menyokong program pembangunan sesuai skala prioritas.
Saat bertemu secara informal di Rumah Jabatan, Senin (22/7/2025) malam, Rusli kembali mengulang, ia tengah melakukan penataan. Termasuk, mengganti hutang-hutang daerah.
Maka diawal-awal pemerintahannya, ia harus bijak.
Itu pula yang selalu ia gaungkan kejajaran bahwa dengan sumber daya yang terbatas ditengah efisiesi anggaran — saat ini — butuh pemilihan prioritas, mana yang harus didahulukan. Namun berbarengan itu, terus menggali sumber-sumber yang masih bisa dieksplor. Yakni, hasil bumi, pertanian dan semua potensi yang bisa digerakkan. “Karena pajak untuk membangun Bangkep, itu dari rakyat. Maka itu pembangunan harus nyata berpihak kepada rakyat,” Rusli menegaskan.
Memang, pengalaman menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Bangkep, membuatnya faham menata aparatur dengan disiplin kerja terujur dan mengelola keuangan berbasis kinerja. Harus pandai menyesuaikan job diskripsi dengan human resource atau sumber daya manusia (SDM) yang ada.* Bravo!.* jay







