Ngawi, CBN – Warga Desa Beran dibuat shock akibat penemuan sosok mayat pria bertato di sebuah warung angkringan, tepatnya di Jalan Raya Ring Road Ngawi, pada hari Sabtu (05/08/2023), sekitar pukul 16.30.
Mereka dibuat geger lantaran tak menyangka bila terdapat seorang mayat di jalan tersebut. Menurut Lusiana (35), Beliau mengungkap bahwa, korban yang diketahui bernama Sugeng Hariyadi (34), dan berasal dari Jalan Perkutut, ditemukan pertama kalinya oleh Aprilia (25), yang merupakan pemilik warung di jalan tersebut.
Menurut keterangan, kondisi korban telah membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap ketika ditemukan olehnya. Kejadian itu diungkap oleh Lusiana melalui kalimatnya.
“Jadi, kemarin kan warungnya libur. Nah, pas pemiliknya mau bersih-bersih, dia mencium aroma busuk. Terus, pas dicek kembali, ternyata ada mayat. Akhirnya, dia lari sama jerit-jerit ketakutan. Kebetulan, pas itu saya di seberang jalan. Jadi, pas saya melihat kejadian itu, saya langsung panggil Pak RT,” ucap Lusiana.
Sebagai informasi, korban ditemukan dalam posisi terbaring di sela-sela kursi kayu dan sudah dipenuhi dengan belatung. Sebelum polisi datang, tidak ada seorang pun yang berani mendekat, karena mereka mencium bau busuk dari mayat tersebut.
“Mayat itu mengeluarkan bau busuk. Jadi, nggak ada yang berani mendekat. Tapi, kalo dilihat, sepertinya dia laki-laki. Saya bisa membuat perkiraan seperti itu, karena dia memakai topi,” pungkasnya.
Sementara itu, polisi yang datang ke lokasi kejadian, langsung melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan tim inafis dan petugas kesehatan dari Puskesmas setempat. Didapatkan kesimpulan bahwa, korban tewas sejak 4 hari yang lalu, karena telah mengeluarkan belatung.
Saat petugas melakukan olah TKP, polisi mendapati sepeda angin yang terparkir di dekat warung, dan diduga merupakan milik korban. Alhasil, sepeda itu langsung diamankan ke kantor Polsek setempat, guna kepentingan penyelidikan.
Sementara itu, para warga menduga bahwa, korban tewas usai mengkonsumsi minuman keras, yang akhirnya menyebabkan sang korban overdosis, dan kemudian meninggal dunia. Hal ini diperkuat oleh pernyataan beberapa warga, yang menyebutkan bahwa, mereka sering mendapati korban saat sedang mabuk di lokasi tersebut.
Alhasil, jenazah tersebut langsung dibawa ke RSUD Soeroto Ngawi untuk dilakukan visum. Kasus tersebut, kini ditangani Unit Reskrim Polsek Ngawi.
R.A – CBN







