Dandim 0833 Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2023

CBN, Malang – Dalam rangka mewujudkan Cipta Kondisi berlalu lintas di Kota Malang, Kodim 0833/Kota Malang kerahkan personelnya untuk mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2023 yang digelar Polresta Malang Kota.

Dalam menunjang kegiatan tersebut Polresta Malang Kota melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2023, bertempat di halaman apel Mapolresta Malang Kota Jl. J. A. Soeprapto No. 19 Kecamatan Klojen Kota Malang, Senin (10/7/2023).

Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2023 dipimpin langsung oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto, S.I.K., M.Si dengan mengambil tema “Patuh dan tertib berlalu lintas cermin moralitas bangsa” yang diikuti oleh 150 personel.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolresta Malang Kota Kombes Budi Hermanto,S.I.K.,M. Si, Dandim 0833/ Kota Malang Letkol Kav Heru Wibowo Sofa S.H. M. Han, Dandenpom Lanal Malang, Mayor Laut PM Matrokim, Dandenpom V/3 Malang diwakili oleh Danunit 1 Satlak Gakkumwal Letda Cpm Yakobus Yofi, jajaran Kapolsek dan PJU Polresta Malang Kota.

Apel gelar pasukan diawali dengan penyematan pita tanda dimulainya operasi kepada perwakilan personel Polisi Militer (PM), Personel Satuan Lalu Lintas dan Personel Dinas Perhubungan (Dishub).

screenshot 20230710 114920 whatsapp
screenshot 20230710 114920 whatsapp

Dalam amanatnya Kapolresta Malang Kota menyampaikan bahwa permasalahan operasional kepolisian di bidang lalu lintas, dewasa ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis. Hal ini sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk,yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, demikian halnya dengan jawa timur sebagai salah satu provinsi terbesar di indonesia, dengan kondisi geografis yang sangat luas ditambah dengan kondisi demografi yang sangat padat, sehingga juga berdampak kepada kompleksitas permasalahan lalu lintas, khususnya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Berdasarkan data dari ditlantas polda jatim angka kecelakaan lalu lintas pada periode januari – mei secara kuantitatif mengalami kenaikan yang cukup tinggi dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2022 yaitu sebesar 11,88 %. Hal tersebut juga berbanding lurus dengan angka pelanggaran yang juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan sebesar 1.018,14 %,oleh karena itu untuk menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas tersebut perlu dilakukan penindakan secara tegas dan terukur, terhadap pelanggar yang berpotensi mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, sehingga memberikan detterence effect
Kepada para pelanggar lalu lintas tersebut.

screenshot 20230710 114932 whatsapp
screenshot 20230710 114932 whatsapp

Saat ini perkembangan transportasi juga telah
Memasuki era digital dan modernisasi. Oleh karena itu perlu diimbangi dengan inovasi dan peningkatan kinerja polri khususnya polantas, sehingga diharapkan polantas mampu mengantisipasi segala dampak yang timbul dari modernisasi transportasi ini.

Salah satunya dengan mengembangkan penerapan e tilang melalui kegiatan e tle dan incar. yang mana berdasarkan anev ditlantas polda jatim pada periode januari – juni 2023 telah menindak pelanggar sebanyak 1.218.825 (satu juta dua ratus delapan belas ribu delapan ratus dua puluh lima) orang. Melihat banyaknya jumlah pelanggaran lalu lintas tersebut menandakan bahwa kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas masih rendah.untuk mengantisipasi permasalahan tersebut maka polda jawa timur beserta seluruh jajaran, dengan dibantu oleh stakeholder terkait, akan melaksanakan operasi kepolisian kewilayahan dengan sandi “Operasi patuh semeru 2023”.

screenshot 20230710 114927 whatsapp
screenshot 20230710 114927 whatsapp

Adapun tema operasi ini adalah “Patuh dan tertib berlalu lintas cermin moralitas bangsa”, tema tersebut merupakan bentuk keprihatinan kita bersama, terhadap kesadaran masyarakat, karena tertib berlalu Lintas masyarakat sudah sangat menurun, hal ini terlihat dari progress angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas setiap tahun yang mengalami kenaikan. Sehingga diperlukan upaya preemtif, preventif maupun represif yang terukur, untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. ( Candra CBN )

img 20250803 wa0029
Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *