CBN, Malang – Fase lanjut usia (lansia) adalah dimana seseorang kerap kali mulai terserang banyak penyakit, seperti yang dialami oleh Mbah Mursini (90) warga lansia yang hidup sebatang kara yang lumpuh dan tuna netra.
Dengan suara pelan serta nada sedikit cedal karena faktor usia Mbah Mursini tersebut merasa senang seketika Danramil 0818/09 Ngajum Kapten Inf Boyong bersama Kapolsek anjangsana ke rumahnya yang mana bertempat wilayah binaannya di Desa Krangan Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang, Rabu (07/23).

“Matur nuwun Pak Tentara dan Pak Polisi yang berkenan mampir ke gubuk saya alhamdulilah masih ada yang peduli dengan saya yang hidup sebatang kara,semoga terus menjadi ladang ibadah jenengan dalam mengabdi kepada masyarakat” ucap Mbah Mursini pelan.
” Alhamdulillah Mbah, do’a saya selalu menyertai semoga Mbah selalu dalam lindungan Allah SWT ngapunten baru bisa sambang “ sahut Danramil Ngajum ini.
Dalam memberikan kepeduliannya kepada masyarakat nampaknya para aparat TNI – Polri di wilayah Ngajum ini tidak melakukan tebang pilih untuk terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kesehatan masyarakat, khususnya para warga lanjut usia (lansia) dan yang hidup sebatang kara di wilayah binaannya.

Di sela – sela kegiatan ini Danramil Ngajum ini juga menerangkan, kegiatannya tersebut merupakan suatu bentuk sinergi kepedulian TNI dan Polri yang peduli dan berusaha menjadi solusi kesulitan rakyat di sekelilingnya khususnya para lansia.
“Tindakan ini merupakan instruksi langsung dari Dandim 0818 Letkol Inf Taufik Hidayat kepada seluruh anggota jajaran Kodim 0818, agar para personel untuk memberikan perhatian penuh dan berbuat terbaik tulus ikhlas dalam membantu kesulitan para warga termasuk lansia di wilayah tugas masing – masing,” pungkas Danramil.
Dalam kesempatan ini juga Danramil Ngajum dan Kapolsek memberikan bantuan sembako dan berkoordinasi dengan perangkat desa untuk memberi perhatian khusus kepada Mbah Mursini yang hidup sebatang kara.( Candra CBN )







