Kotabaru Kalimantan Selatan.
Cakrabhayangkaranews.com – Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia ( DPC- HNSI ) Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan laksanakan Rakoorcab HNSI sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, pasal 20 ayat 4 Bab VIII, tentang Musyawarah dan Rapat Rapat.
Rakoorcab di hadiri oleh ketua, wakil-wakil, Sektetaris, perwakilan Bendahara, serta 6 org. Ketua Bidang dan Sekretaris, Ketua dan Sekretaris Ranting HNSI Kecamatan, 5 org Ketua dan Sekretaris Rukun Nelayan HNSI tingkat Desa.

Ketua DPC HNSI Kotabaru, Aidil Syarifuddin, ” paparkan terkait dgn Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia ( HNSI ), HNSI itu adalah sebuah Organisasi Masyarakat ( Ormas), dan sebuah wadah dan tempat berkumpulnya para Nelayan, HNSI adalah Organisasi sebagai jembatan antara Pemerintah dengan Para Nelayan, sebaliknya sebagai jembatan antara Para Nelayan dengan Pemerintah, HNSI didirikan sejak tanggal 21 Mei tahun 1973 di Jakarta, HNSI berbadan Hukum, Punya Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, HNSI punya Struktur Personalia Kepengurusannya dari tingkat Pusat sampai ketingkat yang paling bawah (tingkat RT dan RW ) di-seluruh Indonesia, dan Organsisasi HNSI diakui keberadaannya oleh Pemerintah RI. HNSI punya legalitas yang Syah, terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM ( Kemenkum dan HAM ).” Jelas Ketua DPC HNSI Kotabaru.
HNSI terdaftar di Kesbangpol dimasing masing Kabupaten/ Kota seluruh Indonesia.
Untuk mewujudkan
masyarakat Nelayan yg sejahtera lahir dan bathin, diperlukan satu kesemaan gerak dan langkah untuk menghimpun segenap Potensi kaum Nelayan Indonesia dalam satu wadah yang dinamakan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI).” Kata Aidil Syarifuddin.

Sekretaris DPC HNSI Syafruddin, juga sebagai Pimpinan Rapat Koordinasi, menambahkan, Rapat Koordinasi Cabang ( RAKOORCAB ) HNSI Kabupaten Kotabaru, dilaksanakan berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga HNSI pasal 20 ayat 4 Bab VIII tentang Musyawarah dan rapat- rapat.
Rakoorcab HNSI dilaksanakan, (1). Diawali pembacaan materi yang yang mejadi bahasan peserta Rakoorcab oleh Sekretaris Rakoorcab .(2).Tanggapan peserta Rakoorcab terhadap materi disampaikan.(3).Inventarisasi saran, Pendapat dan masuk dari peserta, serta Solusi terhadap permasalahan yang dihapi Organisasi untuk lebih maju lagi HNSI kedepan.” Jelas Sekretaris, Syafruddin.
Sekretaris melanjutkan, materi yang menjadi bahasan diantaranya
(1). Kabupaten Kotabaru punya 22, Ranting HNSI, yang sudah dibentuk Kepengurusannya 8 Ranting, masih belum dibentuk 14 Ranting.
(2).Pengurus Ranting HNSI yang sudah habis Periodenya ada 3 Ranting, yaitu,Ranting Kecamatan Pulau Laut Selatan (3).Ranting Pulau Laut Barat (4).Ranting Kecamatan Pulau Laut Utara.
(5). Kabupaten Kotabaru mempunya Desa dan Kelurahan berjumlah 202. Pengurus Rukun Nelayan HNSI di tingkat Desa yang sudah dibentuk 24 Rukun Nelayan, yang belum dibentuk Kepengurusannya, 178 Rukun Nelayan.
(6) Target terbentuknya Pengurus Kelompok sekabupaten Kotabaru 600 Kelompok sampai tahun 2024, sekarang baru terbentuk 104 Kompok, masih belum dibentuk Kepengurusannya 596 Kelompok dari target yqnh ditetapkan.
(7).HNSI harus memiliki Koperasi Nelayan, yaitu, Koperasi Nelayan ( Kopnel) di tingkat Kecamatan dan Kabupaten, Pusat Koperasi Nelayan ( Puskonely) ditingkat Provinsi dan Induk Koperasi Nelayan ( Inkonely ) ditingkat pusat.
Sekarang DPC HNSI belum ada Koperasi Nelayan, HNSI Kabupaten Kotabaru harus memiliki Koperasi Nelayan, minimal 4 Koperasi Nelayan Se- Kabupaten Kotabaru.
DPC HNSI belum memiliki Kantor, saat ini masih berkantor pinjam pakai dari aset Pemda Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan.

Pimpinan Rakoorcab menghakhiri, disampaikannya, telah terinventatisasi data solusi hasil bahasan Materi Rakoorcab yang disampaikan oleh, (1).wakil Ketua, Yudi Sunardi, (2). Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan ( OKK) H.Anwar, H.Nawa, (3).Perwakilan Ketua Bidang Keamanan Perikanan Laut dan Tritorial Pemberdayaan Budidaya ikan Pertambakan, sdr.Rudi, Polairud Polres Kotabaru.
Notolen Rakoorcab Dewan Pimpinan Cabang HNSI Kabupaten Kotabaru, akan menjadi pedoman Organsisasi untuk melangkah hingga lebih maju lagi organisasi HNSI Kotabaru kedepan.” Tutup Sekeretaris Rakoorcab.
(Syafruddin).







