Morowali, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Kerukunan Keluarga Besar Tojo Una una (KKBT) di Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), menggelar Musyawarah Pemilihan Ketua untuk masa bakti 2026 – 2028, Sabtu (19/9/2026). Dalam gelar pemilihan berlangsung aman dan penuh persaudaraan, melahirkan kesepakatan bersama oleh semua anggota Kerukunan Keluarga Besar Touna. Ditetapkan Fachry Dahlan, sebagai Ketua masa bakti 2026 – 2028. Demikian penegasan yang di sampaikan Penasihat Kerukunan Keluarga Besar Touna – di Morowali Zulfikar Kaju kepada CBN baru-baru ini.
Terpilihnya ketua Fachry Dahlan periode 2 tahun ke depan, organisasi anak rantau di Morowali diharapkan semakin maju dan berkembang .
Zulfikar Kaju juga menyatakan dalam rilis diterima media ini bahwa Kerukunan Keluarga Besar Touna di Morowali dapat tumbuh dan berkembang lebih besar tentu tidak terlepas dari dukungan dan perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una una, untuk menjadikanya sebagai wadah pemersatu anak rantau di Morowali yang hingga kini sejumlah 358 orang anggota. Itu yang tercatat masuk dalam Kerukunan Keluarga Besar Touna ( KKBT). “Dihitung dari sekitar kurang lebih 5 ribu orang warga Tojo Una una yang kini berada di Kabupaten Morowali,” tandas Fikar,”.
ia menyatakan dalam pelaksanaan musyawarah, seluruh anggota menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhinga, kepada ketua sebelumnya Rifal Labatjo yang telah mengabdikan diri sebagai pucuk Pimpinan KKBT masa baakti 6 ahun yang silam. Tentunya KKBT Morowali pada masa itu, terlaksana dan berjalan dengan baik. Juga dapat menyatukan anak rantau asal Tojo Una una di Morowali. Terjalinya tali silahturahmi dengan baik antar sesama masyarakat Tojo Una una yang ada di Morowali sebagai bukti solidnya hubungan dimasa kepemimpinan Rifal Labatjo selama 6 Tahun telah di lalui.
Dengan tongkat Estafet terpilihnya ketua yang baru Fachry Dahlan masa bakti 2026 – 2028, diharapkan kerukunan Keluarga Besar Touna di Morowali akan semakin maju di masa mendatang,” sebut Fikar.
Ia juga menuturkan bahwa dengan pergantian ketua yang baru terpilih dan telah ditetapkan, atas kesepakatan bersama – sama terjadi perubahan nama dari Kerukunan Keluarga Besar Touna (KKBT), menjadi Kerukunan Touna Rantau Morowali (KTRM) dan masa baktipun Ketua terpilih dari 6 tahun sejak berdirinya pada tahun 2020 hingga kini 2026, kepada tongkat Estafet Ketua terpilih dan ditetapkan menjadi 2 tahun masa kepemimpinan. Hal ini mempertimbangkan pengkaderan terhadap generasi ke depan dalam Wadah Kerukunan Touna Rantau Morowali – di Kabupaten Morowali Prov. Sulawesi Tengah,” pungkasnya.* dar




