Atas : Gasmon A. Suleman
Ampans Touna, Sulteng –Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Umumnya anggota DPR hanya akan peduli pada Daerah Pemilihan (Dapil) dan apa yang menjadi kebutuhan prioritas masyarakatnya. Namun bagi Gasmon A. Suleman, SE — anggota DPRD Tojo Una-Una (Touna), Sulawesi Tengah (Sulteng), itu tidak berlaku. Kepeduliannya sebagai wakil rakyat, boleh disanding dan dibanding dengan figur lain. Ia tidak memilih-milih. Maka tidak berlebihan jika tingkat kepedulian Gasmon Suleman, harus diberi jempol dan apresiasi. Politikus Partai Golkar Dapil III, Kecamatan Tojo, Tojo Barat dan Ulubongka, memiliki kepekaan tinggi. Bahwa ia tidak hanya peduli kepada Dapilnya, tetapi warga di lingkungan ia bermukim, tak luput dari perhatiannya. “Semua itu bukan hal yang sengaja saya buat-buat. Tapi sudah begitu adanya,” tukas Gasmon baru-baru ini kepada CBN dan News TV di Sumoli, Ampana.
Beberapa waktu lalu ia mengundang Kades Sumoli Kecamatan Ratolindo, Ketua BPD nya, Kabid Ketahanan Pangan (Ketapang) Dinas Ketahanan Pangan Touna dan seorang sarjana pendamping untuk duduk rapat. Oni– begitu sapaan akrab Gasmon — mempertanyakan, mengapa ada beberapa warga yang pantas menerima Bantuan Sosial (Bansos) dan jatah Raskin atau beras miskin (BPMT) di Sumoli, tidak lagi kebagian?
Jika melihat pembagian Dapil, masyarakat Sumoli tidak masuk konstituen Gasmon di Dapil III. Tapi, ia tidak memandang itu.
Ia urus warga, kendati bukan pendukungnya saat maju sebagai anggota legislatif. Pokoknya urusan warga, adalah urusannya juga dan harus dibantu tuntas. Begitu prinsip Oni. Tak. heran jija kemudian warga yang terbantu merasa begitu senang ada pejabat berhati mulia. Atau, ketika saluran air yang berada tak jauh dari kediamannya tak lagi berfungsi dan mampet, Oni ikut bergotong royong memperbaiki. Hal-hal kecil tapi menurutnya butuh diperhatikan. Ia pasti akan sangat peduli. Begitulah Gasmon A Suleman yang juga Sekretaris Komisi I DPRD Touna membawahi bidang Pendidikan Pemuda Olahrraga, Kesehatan, Transmigrasi dan Pemerintahan.
Menurut banyak kalangan, seperti Itulah seharusnya seorangpun wakil rakyat berprilaku. Peka, tajam menganalisis dan sigap mengantisipasi situasi yang terjadi di sekitar. Tidak saja sekadar nama, tapi benar-benar bisa diandalkan menjadi wakil rakyat, saat dibutuhkan.
Gasmon sebelumnya juga sudah mengingatkan Kades-kades di daerah Tojo, Tojo Barat dan Ulubongka untuk menggunakan dana dalam penganggaran keuangan desa supaya, transparan. Memakai uang negara dan daerah, haruslah terarah dan berbasis kebutuhan, bukan keinginan. Ada skala prioritasnya dan azas manfaatnya. Sekali lagi katanya, uang desa mesti dibelanjakan sesuai peruntukannya.
Jika tidak hati-hati dalam penggunaan dan pemanfaatannya, akan bisa berhadapan hukum.
Wanti-wanti Gasmon sebetulnya, murni kerena ia menjaga wilayah Dapilnya. Gasmon juga menyebut program nasional Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat serta Makanan Bergizi Gratis (MBG) serta BUMDES harus ditopang dan disukseskan. Sebab, bermuara pada azas manfaat dan kepentingan rakyat.* jay







