Buol, Sulteng –Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Pekerjaaan Pemeliharaan berkala(Periodic Maintenance – red) ruas jalan MA Turungku dalam Kota Buol tahun anggaran 2022 yang merupakan kewenangan Pemprov Sulawesi Tengah (Sulteng),vdinilai tidak sesuai standar dan kualitas yang sebenarnya.
Pantauan media ini di lapangan menunjukkan, hasil pekerjaan yang dilaksanakan CV Liuntunghaseng Brothers terlihat sangat amburadul. Itu jika diseksamai — baik pekerjaan pengaspalan badan jalan maupun pengocoran rabat serta pembuatan saluran air — pada sisi kiri dan kanan jalan tersebut.
Pekerjaan pengaspalan badan jalan misalnya, terlihat ketebalannya diduga tidak sesuai standar dan terkesan asal jadi. Ini karena aspal yang dihampar pada permukaan badan jalan tampak tidak rata dan sangat tidak bersesuaian dengan struktur dan kondisi hamparan aspal pada umumnya.
Menurut sejumlah tokoh masyarakat,.jika melihat kondisi hasil pekerjaan ruas jalan yang diaspal sepanjang 1,4 kilo meter itu, kualitasnya sangat diragukan. Dan kemungkinan besar tidak bertahan lama ruas jalan tersebut pasti akan cepat hancur menyusul padatnya arus lalulintas kendaraan yang setiap saat melintas pada ruas jalan tersebut. Baik roda dua maupun roda empat termasuk roda enam lainnya jenis truk.
Selain pengaspalan, juga tak luput dari sorotan mereka adalah kualitas pekerjaan saluran air dan pengocoran rabat pada sisi kiri dan kanan ruas jalan tersebut. Mereka menilai, hasil pekerjaan saluran air dan pengocoran rabat juga kualitasnya sangat diragukan terutama dalam hal penggunaan campuran pasir dan semen yang takaranya diduga juga tidak sesuai ketentuan tehnis yang sebenarnya, ungkap mereka kepada media ini.
Menanggapi hal itu, Kabid Jalan dan Jembatan pada Dinas Binarmarga dan Penataan Ruang (BMPR) Sulteng Asbudianto, ST, MSi bahwa dalam waktu dekat ini pihaknya bersama tim teknis akan melakukan evaluasi terhadap realisasi pekerjaan tersebut. Untuk melakukan pemeriksaan fisik pekerjaan secara teknis dilapangan, baik soal ketebalan aspal maupun kondisi pekerjaan saluran air dan pengocoran rabat.
“Dan dari pemeriksaan itu, secara teknis pasti akan diketahui hasil pekerjaan yang sebenarnya. Apakah sesuai standar dan kualitas teknis atau tidak” terang Asbudianto kepada CBN via telpon Selasa 16 Agustus 2022.
Seperti dilansir sebelumnya, penanganan paket pemeliharaan ruas jalan tersebut sesuai kontrak adalah sepanjang 1,4 kilo meter dari 1,8 kilometer panjang keseluruhan. Penanganan pekerjaan sepanjang 1,4 kilo meter itu dilaksanakan sesuai ketersediaan pagu anggaran sebesar Rp 3.356.282.380 yang bersumber dari APBD (DAU) Propinsi Sulteng tahun 2022.* SUL




