Atas dan bawah : Hj. Surya, S.Sos, M.Si – Wakil Bupati Touna

Ampana Touna, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Ditengah efisiensi anggaran, jargon “IHLAS” atau Ilham Lawidu dan Surya benar-benar diaplikasiksn oleh Pemkab Tojo Unauna (Touna), Sulawesi Tengah (Sulteng). IHLAS tidak hanya sekadar slogan belaka. Bahwa dalam merealisasi 19 misi Pemkab Touna, kata ILHAS benar-benar dibuktikan dalam kerja dan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jajarannya secara berjenjang.
Demikian Wakil Bupati Touna, Surya, S.Sos, M.Si kepada CBN ketika disambangi di ruang kerja Wakil Bupati (Wabup) Touna baru-baru ini. Memang, baru kali ini buat CBN bisa menemui face to face Wabub Touna disela-sela kesibukan dan rutinitasnya menjadi orang nomor dua di Kabupaten Touna.
CBN ingin sedikit menggali dari Wabub Suri — sapaan akrab Wabup Touna — bagaimana menjalankan tugas dan fungsi (Tusi) sebagai Wakil Bupati yang memiliki multi peran dalam tugas mendampingi Bupati Ilham Lawidu, SH, untuk menata Kabupaten Touna agar makin maju.
Yakni sejumlah tugas seperti menindaklanjuti laporan dan temuan hasil pengawasan dari aparat. Pengawasan, untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan.
Lalu, apa visi Kabupaten Tojo Una-una? Yakni, “Mewujudkan Masyarakat Tojo Una-una yang Sejahtera, Berdaya Saing dan Berkelanjutan” dengan 19 Misi yang sudah disinggung diawal.
Saat ini, Pemkab Touna terus melakukan adaptasi 19 progran dalam misi IHLAS. Beberapa diantaranya sudah berjalan sementara yang lainnya sementara dilakukan penyesuaian-penyesuaian. “Saya barusan memanggil Kadis Kominfo Touna untuk mendata di lapangan, soal sejauh mana visi misi IHLAS sudah berjalan,” kata Wabup Touna, Surya, S.Sos, M.Si.
Apa saja misi yang sudah jalan di Touna pada masing-masing OPD, mana yang belum? Wabub Suri menjelaskan bahwa misi yang sudah terealisasi antara lain
adalah, bantuan beasiswa. Juga, bantuan rumah ibadah masjid, yang masih dalam proses. “Artinya, semua sudah berjalan, namun tidak sekaligus. Karena kembali lagi keefisiensi anggaran tadi,” kata Suri.
Dijelaskan, yang kuliah akan diberi bantuan biaya semester. Linknya di: “https://binar.app-touna.com”. Bupati Touna Ilham Lawidu jelas Suri berharap, aplikasi ini dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan pendidikan dan mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan peluang ini.
Kemudian, untuk menjalankan fungsi pengawasan pembangunan yang berada ditangannya, Wabup Suri menyatakan bahwa itunsudah berjalan. Seperti pada semua kegiatan yang ada di OPD. Apa lagi yang terkait dengan visi misi. ‘Tentu muaranya, semua untuk kepentingan masyarakat juga,” kata Suri.
Contoh, beberapa hari lalu, Wabup Hj. Suri ke RSUD Ampana didampingi Kepala BPKAD. Untuk apa ia kesana? Katanya, untuk melihat dari dekat bagaimana pengelolaan keuangan di RS Pemkab Touna sekaligus, pelayanannya.
Suri sedikit berkelakar bahwa Wabup sekarang cerewet karena perempuan. Ia tidak bosan-bosan mengingatkan, kalau ditengah adanya efisiensi anggaran, bekerjalah dengan ikhlas tanpa pamrih, sesuai motto IHLAS. Untuk yang sudah ada dan telah terbangun katanya, akan dibuat lebih baik lagi.
Sebagai sosok yang dikenal menguasai ilmu penata kelolaan keuangan, Touna sebetulnya bersyukur memiliki Wabup ahli budgeting. Yang setiap ada kesempatan, mengangkat motto IHLAS didepan pejabat OPD. Bahkan jargon yang dibawa saat maju di Pilkada Touna bersama Bupati Ilham Lawidu, sudah termanifestasikan dalam lingkup kerja jajaran.
Kepada Kepala OPD, ia minta ihlas dululah bekerja. Karena visi misi IHLAS, harus benar-benar menjadi kenyataan. Kepala OPD — dengan efisiensi anggaran — harus bisa ihlas turun lapangan jika jaraknya bisa dijangkau, tanpa berharap anggaran perjalanan dinas. Ini yang selalu Suri kampanyekan ke jajaran secara berjenjang. Bahkan saat kerja baktipun harus ihlas, tanpa memilih- memilih tempat. Disitulah wujud keihlasan yang sebenar-benarnya. “Kitalah yang memberi contoh ke masyarakat. Tanamkan bentuk-bentuk nyata tentang ke — ihlas — an itu,” tekannya.* jay




