
Bungku Morowali, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Memadukan potensi Morowali sebagai daerah kaya dengan sumber daya manusianya (Human Resources), bagai mencocokkan “mur” dan “baut”. Ia butuh pemimpin yang bijak namun visioner, bertanggung jawab untuk memakmurkan dan mensejahterakan rakyatnya.
Visi membangun Kabupaten Morowali yang maju, mandiri dan berkeadilan sudah jelas. Pemda Morowali dibawah kepemimpinan pasangan Iksan Baharudin Abd. Rauf dan Iriane Ilyas bertekad, bagaimana membawa Morowali sejahtera dan harus lebih baik.
Lalu, apa kata masyarakat Morowali soal bupatinya?
“Bupati kami ini adalah berkah buat Morowali,” ucap satu warga hampir serempak ketika baru-baru ini CBN bertanya apa sesungguhnya pembeda bagi Bupati Iksan dari pendahulu-pendahulunya?
“Ia memang lain. Jam kerjanya tinggi dan all aut. Kadang ia berada di dalam Kota Bungku, tapi jam-jam berikutnya ia sudah berada di tempat lain,” komentar Asnun warga Bungku lainnya kepada CBN. “Hanya sesekali Bupati berada di kantor. Lebih banyak melakukan hunting dan turun lapangan,” katanya.
Rata-rata masyarakatnya berverita tentang Iksan yang memang beda. Bupati Iksan orangnya gesit. Bergerak cepat. Baru sejam dua jam berada di Bungku, tau-tau sudah berada di tempat lain. “Orangnya enak. Tanpa perlu terlalu birokratis. Ia cepat dalam mengambil keputusan,” komentar berbagai kalangan di Morowali.
Jika menengok ke misinya, Bupati Iksan memfokus pembangunan daerahnya kepada kesehatan dan pendidikan yang masih dirasa perlu digenjot.
Tentulah tidak mengabaikan infrastruktur sebagai kebutuhan dasar. Ia juga tidak melupakan untuk memacu sektor
perikanan, pariwisata, serta peningkatan usaha ekonomi kreatif berbasis kewilayahan. Juga revitalisasi lingkungan secara berkelanjutan berbasis hilirisasi dan industrialisasi. Iksan bertekad, mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih, melalui transformasi tata kelola dan birokrasi yang melayani.
Programnya, meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sehat, berkarakter dan berbudaya. Ia pun ingin
memajukan sarana dan prasarana inklusif dalam mendukung pemerataan pembangunan wilayah daratan.
Meningkatkan kemakmuran masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian, peternakan, kelautan dan ingin
mewujudkan perekonomian yang kokoh dan berkeadilan.
Intinya, masyarakat Morowali sangat menaruh harapan bahwa duet iksan – Iriane benar-benar bisa membawa Morowali lebih baik lagi sesuai visi misi.
Memang latar belakang Bupati Iksan yang unik membuat banyak orang penasaran. Sebelum menjadi orang nomor satu di kabupaten terkaya di Sulawesi Tengah, Iksan pernah menjalani berbagai pekerjaan. Bahkan termasuk menjadi sopir bus dan kondektur. Ini memang faktanya.
Dalam catatan yang ada, karirnya perlahan menanjak setelah bergabung dengan PT. Bintang Delapan Mineral. Di sana, ia aktif sebagai Ketua Serikat Pekerja dan memegang berbagai posisi strategis. Termasuk Wakil Kepala Divisi HE di PT. Sulawesi Mining Investment (SMI) serta menjadi bagian dari tim eksternal PT. Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP)
Sebagai putra asli Morowali, Iksan berkomitmen untuk membawa daerahnya semakin maju. Kabupaten Morowali sendiri dikenal sebagai daerah dengan PDRB per kapita tertinggi di Indonesia, bahkan melampaui DKI Jakarta. Keberhasilan ini tidak lepas dari sektor pertambangan nikel yang menjadi sumber utama perekonomian Morowali, dimana — salah satunya — IMIP ada disitu.* jay




