Ir. Imran Usman, S.T., M.M – Kepala UPP Kelas III Bunta : “Angkutan Nataru 2025 Alami Peningkatan 10 Persen”

Atas : Ir. Imran Usman, S.T., M.M – Kepala UPP Kelas III Bunta. Bawah – Saat KM. Darakinusa sandar dan menurunkan penumpangnya di Pelabuhan Bunta

Bunta, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Dalam menghadapi Natal 2025 dan Tahun 2026 atau Nataru, semua bersiap. Tidak hanya perorangan, kelompok, masyarakat, institusi dan lembaga. Itu ditataran lokal, regional, nasional bahkan berbagai belahan dunia.

Tak terkecuali, persiapan Nataru UPP Kelas III Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Posko Natal 2025 dan Angkutan Tahun Baru 2026 (Nataru) sudah dimulai tanggal 18 Desember 2025 hingga nanti mentok di-5 Januari 2026. Momen angkutan Nataru 2025 – 2026 sudah dimulai — dan sebelumnya — sudah dibahas dalam rapat koordinasi angkutan Nataru. Melibatkan semua stakeholder, unsur Forkopimcam Bunta — termasuk juga — dari Dinas Perhubungan Kabupaten Banggai. Hal ini merupakan persiapan UPP Kelas III Bunta sejak awal, dalam menyambut angkutan laut Nataru 2025 – 2026.

Ini disampaikan Kepala UPP Kelas III Bunta Ir. Imran Usman, S.T., M.M kepada CBN dan News TV baru-baru ini di Bunta.

Menurut Imran, dari awal sudah diprediksi tentang akan adanya lonjakan penumpang dimomen Nataru.
Peningkatannya digadang-dmgadang, sekitar 10 persen, dibanding angkutan Nataru 2024. “Ya, diperkirakan ada peningkatan 10 persen dibanding tahun sebelumnya,” gambar Imran.

Dari awal kata Imran, ia dan jajaran benar-benar mempersiapkan dengan baik sarana prasarana maupun personel. Didalam momen angkutan Nataru ini tukas Imran, diharapkan proses embarkasi dan debarkasi penumpang maupun calon penumpang bisa berjalan lancar. Juga, harus savety atau aman, nyaman dan selamat dari dan hingga ke tujuan.

Proyeksi peningkatan jumlah penumpang 10 persen dimomen Nataru tahun ini tambah Imran, berdasarkan : Pertama prediksi peningkatan jumlah penumpang yang telah dilakukan lewat survey maupun kajian oleh Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan. Prediksi itu, secara nasional untuk Nataru 2025 – 2026.

Namun khusus di UPP Kelas III Bunta penelaahan atau kajian bahwa angkutan yang menggunakan transportasi laut tahun 2025, memang terjadi peningkatan yang lumayan signifikan pada 2025 ketimbang 2024. Setidaknya itu dicatat sejak Januria 2025 hingga — setidaknya Nopember — ada peningkatan sangat signifikan. Salah satu faktor penyebab adalah, adanya penambahan armada kapal. Jika 2024 hanya satu armada, maka pada 2025 yang melayani penumpang dari dan ke Pelabuhan Bunta ada dua kapal perintis. Yakni, tol laut KM. Darakinusa dan KM. Gunung Bintang. Dua kapal inilah yang melayani trip dari dan ke Bunta sepanjang 2025. Kedua kapal masing-masing memiliki trayek berbeda. Trip yang paling ramai dan signifikan penumpangnya tunjuk Imran, adalah Bunta – Gorontalo dan sebaliknya Gorontalon- Bunta. Sedangkan trayek lain KM. Darakinusa seperti Bunta – Bobong. Desa di Kecamatan Taliabu Barat yang menjadi ibu kota Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara (Malut). Kendati jumlah penumpangnya tidak terlalu membludak, namun lancar.

Lantas, jika penumpang dari Bunta ke Gorontalo cukup padat, apakah yang mereka bawa? Ternyata, lantaran bayak abak Bunta yang bersekolah dan kuliah di Gorontalo. Jadi, barang yang dibawa oleh penumpang, bagaimana umumnya anak sekolah dan kuliahan. “Kebanyakan kebutuhan pribadi sekolah dan kuliah,” jelas Imran, mengakhiri sesion wawancara.* jay – bagian pertama

img 20250803 wa0029
Share :

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *