Cakrabhayangkaranews.com, Pekanbaru/Riau – Alkitab merupakan sarana penting dalam kehidupan iman Kristiani. Alkitab menjadi satu-satunya pegangan umat Kristen untuk dapat memahami firman Allah. Peran Alkitab sudah vital sejak kemunculan kelompok-kelompok Kristen. Alkitab merupakan sarana pertumbuhan spiritual bagi umat Kristiani. Untuk memperdalam pembelajaran Alkitab, maka Sekolah Alkitab merupakan suatu jalan yang bertujuan membawa peserta didik mengenal Allah di dalam Pribadi Yesus Kristus, tunduk di bawah otoritas-Nya dan hidup sesuai kehendak-Nya untuk kemuliaan Allah. Dalam hal ini Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai yang beragama nasrani kembali mengikuti Sekolah Alkitab secara rutin di ruang Gereja Oikumene. Kamis (16/03).

Sekolah Alkitab diadakan setiap hari dari Senin-Sabtu dan diikuti oleh belasan WBP Lapas Narkotika Rumbai yang didampingi oleh Petugas Pembinaan Kepribadian, Sekolah ini dibina oleh Pendeta Paul dari Yayasan Hiduplah Indonesia Raya.
Warga binaan umat nasrani sangat antusias mempresentasikan hasil pembelajaran dari Sekolah Alkitab tersebut. Warga mempelajari tentang Perjanjian Lama yang penuh pesan moral dan menginspirasi.
Dalam kesempatan ini Kepala Lapas Narkotika Rumbai, Sugiharto sangat mendukung kegiatan keagamaan yang ada di Lapas Narkotika Rumbai. “Saya sangat mendukung kegiatan keagamaan yang ada di Lapas Narkotika Rumbai, Sekolah Alkitab ini bertujuan terciptanya Narapidana yang cinta akan Alkitab, saya yakin dan percaya Warga Binaan Lapas Narkotika Rumbai setelah bebas nanti pasti menjadi pribadi yang semakin cinta kepada Tuhan dan Alkitabnya” Ucap Kalapas. (red)




