Janji Akan Bongkar Kasus Korupsi di Lingkungan BUMN! Ini Kata Erick Thohir di Hadapan Mahasiswa UNAIR!

Keterangan: Menteri BUMN (Erick Thohir) di hadapan Mahasiswa UNAIR

Surabaya, CBN – Erick Thohir, selaku Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), mengumumkan bahwa, dirinya berjanji tuk ungkap sebuah kasus korupsi di lembaga yang akan dipimpinnya. Hal itu Beliau katakan di hadapan mahasiswa Universitas Airlangga, Surabaya, (27/08/2023).

Dalam kunjungannya ke Universitas Airlangga, Beliau mengungkapkan tentang kerja sama yang dilakukannya dengan penegak hukum, seperti Kejaksaan RI, untuk membongkar korupsi, di antaranya, yakni: Kasus Garuda Indonesia; Jiwasraya; dan Asabri. Tak hanya itu, dirinya juga akan melakukan pembersihan korupsi di lingkungan BUMN.

Bersamaan dengan itu, Beliau mengatakan bahwa, dirinya merasa terhormat karena diberi kesempatan untuk bekerja sama dengan pihak Kejaksaan RI. Hal ini dinyatakan oleh Beliau melalui kalimatnya.

“Saya merasa terhormat, karena telah diberikan kesempatan untuk bekerja sama dengan Kejaksaan RI, untuk membongkar kasus korupsi yang ada di lembaga yang sedang saya pimpin. Bagi saya, kerja sama yang saya lakukan dengan pihak Kejaksaan, bukan hanya bertujuan untuk menangani kasus korupsi. Apalagi jika sekadar untuk memenjarakan pelaku dan memberikan efek jera kepada mereka. Lebih dari itu, hal ini juga bertujuan untuk memperbaiki sistem yang ada,” ucap Erick Thohir di hadapan para mahasiswa.

Bagi Erick Thohir, beberapa kasus yang dibongkarnya merupakan kasus yang cukup besar dan merugikan negara dalam jumlah yang besar juga. Karena itu, dirinya tidak segan-segan melaporkan beberapa kasus tersebut kepada pihak Kejaksaan.

“Beberapa kasus korupsi yang saya laporkan kepada pihak berwajib, di antaranya, yakni: kasus korupsi Garuda Indonesia, dengan nilai Rp. 8,8 triliun; kasus korupsi Asuransi Jiwasraya, senilai Rp. 16,8 triliun; kasus korupsi Asabri, sebesar Rp. 20,8 triliun; dan kasus Waskita, senilai Rp. 2,5 triliun,” ungkap Erick.

Sementara itu, untuk kegiatan yang akan dilakukannya, yakni pembongkaran kasus korupsi di BUMN. Beliau mengatakan bahwa, pihaknya masih melakukan tahap pengauditan. Hal ini diperjelas oleh Beliau, melalui kalimatnya.

“Saat ini, kami masih mejalani proses auditing. Nanti, dari hasil auditing yang dilakukan oleh tim kami. Dari sanalah, pihak kami akan mengetahui kebenaran tentang ada atu tidak adanya korupsi yang dilakukan oleh pihak manajemen. Jika sudah selesai, kami akan segera melaporkannya ke pihak Kejaksaan,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, pihaknya tidak hanya bekerja sama dengan Kejaksaan. Namun, Beliau juga akan melakukan kerja sama dengan pihak KPK. Selain itu, pihaknya juga akan mengoreksi kembali terkait dengan harta dan kekayaan pejabat di lingkungan BUMN.

R.A – CBN

img 20250803 wa0029
Share :

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *