BALI, Cakrabhayangkaranews.com – Tim Awak media dari Jawa Timur melakukan kunjungan pertama kalinya ke Kabidhumas Polda Bali yang baru Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K., M.H. yang sebelumnya dijabat oleh Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto,S.I.K., yang sekarang menjabat di Kabidhumas Polda Jawa Tengah.Selain silaturahmi, juga memberikan ucapan selamat atas tugas barunya memimpin di Wilayah Polda Bali.
Dalam kunjungan dan silaturahmi tim awak media Jawa Timur dihadiri dari beberapa Pengurus dan Pimpinan Redaksi, diantaranya Pimpinan Redaksi Media Metrosurya.net, Kaperwil Jatim Media Kabarreskrim.net, Kabiro Media Cakrabhayangkaranews.com, Kabiro Media Zonabangsa.com dan Kabiro Media Suluhnusantara.new
Dikemas dalam ngopi santai Kabidhumas Polda Bali Kombes Pol Jansen menerima kunjungan tim awak media diruangannya dengan penuh keakraban dan kekeluargaan beliau mengatakan, berterimakasih sekali atas kunjungan dari teman teman media Jawa Timur, dirinya percaya bahwa teman teman dari Jawa timur mengemban tugas besar sebagai pewarta dan kontrol sosial untuk membantu menyampaikan dan memberikan informasi informasi yang benar serta memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Terimakasih atas kunjungannya, untuk menjalin silaturahmi dan sinergitas antara awak media dan instansi kepolisian, melalui media semua informasi akan tercover dengan baik, dan ini juga akan membantu sarana penyampaian ke masyarakat umum.” Kata Kabid Humas Polda Bali Baru, Kombes Pol. Jansen – Selasa (22/08/23) pagi.
Kombes Pol.Jansen juga menjelaskan bahwasanya seorang media dengan tupoksinya sebagai kontrol sosial yang juga dibekali dengan Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999 yang mana juga semestinya bisa memberikan sajian sajian berita yang baik kepada masyarakat juga dengan kode etik dan praduga tidak bersalah, dan peran awak media sangat penting di masyarakat dengan memberikan berita yang benar dan menangkal serta mengcover berita berita hoax yang tidak bisa di pertanggung jawabankan.
“Bad news is good news, jadilah wartawan atau jurnalis yang dapat mengemas berita yang buruk menjadi baik dan mengemas berita yang baik menjadi menarik.” pungkasnya.
(Cdr-CBN)




